Jumat, 03 Juli 2020

Tips Lumpur Biogas Kotoran Sapi dan Cara Pemanfaatannya Untuk Pupuk Tanaman|Tanaman Buah

Lumpur Biogas Kotoran Sapi dan Manfaatnya Untuk Tanaman -- Salam buat Sobatpupuklahan.blogspot. com semoga hari ini lebih baik dari kemarin. Amiin.Well, artikel atauposting-an kali ini akan mengupas tentang lumpur biogas kotoran sapi untuk dimanfaatkan sebagai pupuk kompos dalam menyuburkan tanah sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pertanian maupun perkebunan.

Lumpur Biogas Kotoran Sapi dan Cara Pemanfaatannya Untuk Pupuk Tanaman

Dalam mencukupi kebutuhan pupuk untuk tanaman, khususnya pupuk organik,  ternyata banyak sekali sumbernya yang dapat dimanfaatkan. Mulai dari limbah rumah tangga sampai dengan limbah kotoran ternak merupakan bahan untuk membuat pupuk organik yang mengandung unsur hara lengkap baik makro maupun mikro.

Lumpur biogas merupakan pupuk organik

Bahkan, kotoran ternak yang telah diambil “sarinya” pun masih bermanfaat untuk tanaman. Maksudnya, kotoran ternak yang telah diproses dalam sebuah reaktor untuk diambil biogas berupa gas metan (CH4) masih mempunyai nilai karena kaya dengan bermacam nutrisi yang berkaitan dengan tanaman. Ya, pupuk organik yang mengandung nutrisi penting bagi tanaman.

Lumpur biogas sebenarnya pupuk kompos. Begini ceritanya, kotoran ternak yg dimasukkan dalam sebuah reaktor (indera proses) terurai oleh mikroba sehingga membuat gas dan zat-zat kimia lainnya seperti nitrogen, kalium, dan lainnya. Dengan kata lain, bahan organik terdekomposisi dengan bantuan sejumlah bioaktivator berupa mikroorganisme pengurai aktif.

Sayangnya, tidak seluruh provinsi terdapat lumpur biogas. Sebab, buat memproduksi biogas mesti mencukupi bahan bakunya berupa kotoran ternak. Oleh karenanya, wilayah yg mempunyai populasi ternak khususnya ternak sapi, mempunyai potensi untuk pengolahan kotoran ternak menjadi biogas.

Walaupun demikian, jika di lebih kurang Anda terdapat instalasi pengolahan biogas berdasarkan kotoran sapi, lumpur yang dihasilkan perlu dimanfaatkan buat dijadikan pupuk kompos (pupuk organik). Tapi, sebelum merogoh dan memanfaatkannya, pastikan dulu bahwa lumpur itu (produk sampingan biogas) sudah dimanfaatkan atau memang sama sekali dibuang sebagai limbah.

Kandungan Hara Lumpur Biogas

Kenapa lumpur biogas perlu dimanfaatkan? Hal ini karena lumpur biogas dari kotoran sapi mengandung sejumlah unsur hara makro dan mikro. Dalam lumpur tersebut terdapat sejumlah unsur hara seperti N, P, K, Mg, Ca, Mn, Cu dan lain-lain

Artinya, lumpur biogas kotoran sapi dapat menjadi salah satu cara lain pupuk kompos yg dapat menjadi bahan pembenah tanah & nutrisi tumbuhan.

Nah, melihat potensi yg dikandungnya, maka lumpur biogas dapat berguna buat diaplikasi pada lahan pertanian buat menaikkan produktivitas tanah & tumbuhan. Namun, buat dapat diaplikasi ke tanaman , lumpur biogas wajib diproses lebih lanjut agar menjadi lebih matang dengan kadar air yg rendah.

Cara Memanfaatkan Lumpur Biogas Untuk Pupuk Organik

Pada dasarnya terdapat 2 bagian yang bisa dimanfaatkan dari lumpur biogas kotoran sapi, yaitu lumpur padat dan cair. Jadi, yg satu sebagai pupuk kompos padatan & yg lainnya sebagai pupuk organik cair.

Baca Juga :

  • Dari Limbah Got Hasilkan Pupuk Organik Cair (POC)

Untuk kesempatan ini, kita akan mencoba memanfaatkan lumpur biogas padatan buat menjadi pupuk organik menggunakan teknik pemisahan. Langkahnya sangat sederhana seperti ini dia, yaitu :

  • Lumpur padat yang keluar dari instalasi biogas dikumpulkan
  • Lumpur padat yang masih bercampur cairan harus disaring agar berpisah antara cairan dan padatan. Ambil padatannya dan dikumpulkan
  • Lumpur yang telah dikumpulkan dikeringanginkan selama beberapa hari sampai kadar air turun
  • Setelah beberapa hari (7-10 hari) dijemur atau dikeringanginkan, maka lumpur biogas tersebut sudah menjadi pupuk kompos. Jika ingin dikomersialkan, perlu ditingkatkan kualitasnya.

Kelebihan Pupuk Organik Lumpur Biogas

Pupuk organik atau kompos lumpur biogas sangat bermanfaat dalam bidang pertanian karena mempunyai sejumlah kelebihannya. Di samping bisa menjadi bahan pembenah tanah, pupuk ini nir membawa impak jelek bagi lahan. Berikut ini beberapa kelebihan menaruh pupuk organik, yaitu :

  • Dapat memperbaiki struktur tanah sehingga gembur dan mudah diolah
  • Dapat meningkatkan kapasitas tukar kation sehingga ketersediaan hara dalam tanah menjadi lebih optimal
  • Tersedianya unsur hara makro dan mikro dalam tanah dalam jumlah yang lengkap
  • Tanaman relatif lebih tahan terhadap penyakit
  • Dapat meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah
  • Dapat membawa dampak positif terhadap manusia dan lingkungan
  • Tidak mencemarkan air
  • Dapat memberikan produktivitas tanaman sehingga pertumbuhan tanaman lebih subur dan hasilnya pun lebih tinggi.

Cara pelaksanaan ke tanaman

Pupuk organik berdasarkan lumpur biogas yg sudah diproses lanjut sudah dapat diberikan kepada tanaman buat mencukupi kebutuhan unsur hara. Cara aplikasinya sama saja dengan aplikasi pupuk organik lainnya misalnya pupuk sangkar atau pupuk kompos.

Tebarkan dalam huma ketika pengolahan tanah atau sanggup pula dengan memasukkan dalam lubang tanam. Berikan 5-10 ton pupuk organik lumpur biogas buat setiap hektar huma atau 0,5-1 kg per lubang tanam.

That's All, ternyata pupuk tanaman sangat mudah dan murah, ya? Andai saja kita mau memanfaatkan dengan optimal limbah-limbah baik dari tumbuhan ataupun hewan, seperti kotorannya, menjadi pupuk, maka kita tidak perlu membeli pupuk anorganik (kimia). Dengan pupuk organik, tanah dan tanaman akan selalu produktif serta menyelamatkan lingkungan dari pencemaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar