Showing posts with label media tanam. Show all posts
Showing posts with label media tanam. Show all posts

Thursday, July 9, 2020

Tips Media Tanam Stek Batang Yang Baik Agar Cepat Tumbuh Akar|Tanaman Buah

Media Tanam Stek Batang -- Ketika melihat orang melakukan stek batang, seperti tanaman buah, tampaknya mudah sekali. Namun, selalu menemukan kesulitan dan gagal tumbuh pada saat kita mempraktikkan sendiri di rumah. Kondisi seperti ini membuat pikiran kita bingung dan penasaran karena tantangan stek yang begituenteng belum bisa ditaklukkan alias belum berhasil.

Ada yang bilang pakai ZPT ini dan itu untuk stek batang biar cepat tumbuh akar. Sedikit pesimis dan bahkan sepertinyanonsense. Sebab, berbagai jenis zat perangsang tumbuh (ZPT) akar sudah dicoba mulai yang alami sampai dengan keluaran pabrik dengan berbagai merek sepertiroot up, nature stek, rootone F, dan mungkin berbagai merek lainnya.

Tunggu, jangan salahkan dulu hormon perangsang akar. Mungkin, ada perlakuan stek batang yang belum tepat atau belum memenuhi syarat-syarat sehingga selalu saja gagal dan gagal lagi. “Apa salah dan dosaku” sehingga semua ini terjadi,  he,,he,,he,,😅 bak lirik lagu saja.

Evaluasi mengapa stek gagal?

Ada beberapa kegagalan perlakuan yang perlu dievaluasi mengapa stek batang tanaman buah, seperti jambu air, mangga, jumbu biji,rambutan, kelengkeng, dan lainnya belum juga berhasil. Coba Sobat ingat-ingat dulu beberapa hal di bawah ini sudah tepatkah atau belum. Jika belum, koreksi terlebih dahulu sebelum menyalahkan diri sendiri, orang lain, atau mungkin produk perangsang akar. Evaluasi ini :

  • Apakah batang stek diperoleh dari tanaman sendiri atau dari orang lain? Kalau dari orang lain harus minta izin dulu
  • Apakah batang tanaman yang diambil itu sehat?
  • Apakah batang tanaman yang diambil itu segera distek atau sudah berjam-jam dibiarkan atau lokasinya jauh sekali?
  • Apakah hormon yang diolesi ke batang masih bagus atau sudah kadaluarsa atau sudahexpired date?
  • Apakah sudah benar membuat konsentrasi atau pasta hormon stek? Mana tau membuatnya sangat cair sehingga tidak “ampuh” mengeluarkan akar
  • Apakah sesudah mengolesi hormon stek ke pangkal batang dibiarkan sampai kering terlebih dahulu sebelum ditanam?
  • Apakah media tanam stek batang sudah disterilkan?
  • Apakah media tanam stek -- atau disebut juga media semai stek -- terjaga kelembabannya?
  • Apakah setelah menanam stek batang diberikan sungkup atau penutup atau penghalang dari terpaan angin dan hujan?
  • Apakah uap yang terbentuk disungkup/penutup lama-lama menetes ke tunas atau daun stek yang baru tumbuh? Buat sungkup jangan sampai tetesan air (hasil kondensasi) jatuh ke batang stek

Media Tanam Stek Batang Yang Baik Agar Cepat Tumbuh Akar
Uap Air Media Stek pada Sungkup.

Gambar : Dokpri

  • Apakah setelah membuka sungkup stek batang, lalu hasil stek yang sudah tumbuh itu      ditempatkan pada tempat yang teduh, terhindar dari angin kencang, hujan?
  • Apakah memindahkan langsung ke media tanam dan tempat terbuka hasil stek? Seharusnya diadaptasikan terlebih dahulu
  • Apakah media tanam stek batang menggunakan kotoran ternak? Kalau menggunakanpupuk kandang, pastikan pupuk kandang yang matang. Atau sebaiknya jangan gunakan pupuk kandang pada stek karena kemungkinan berjamur sangat besar
  • Apakah telah menggunakan media tanam stek yang cepat menumbuhkan akar?

Sobat, dalam artikel kali ini secara spesifik akan kita lihat poin yg terakhir itu, yaitu beberapa media tanam stek yg baik supaya bisa tumbuh akar dan tunas secara cepat.

Sebab, penulis melihat banyak sekali sahabat-sahabat kebanyakan memakai tanah untuk menanam stek & itupun tidak steril sehingga banyak yang gagal. Ibarat luka di tubuh kita, jika nir higienis atau tanpa memakai obat anti bakteri, maka luka kita tidak akan sembuh bahkan agresi bakteri semakin meluas.

Baca Juga :

  • Membuat POC dari Libah Biogas Kotoran Sapi
  • Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Air Kelapa dan Cara Applikasi
  • Mengolah Bonggol Pisang Menjadi Pupuk Organik Cair (POC)/MOL dan 4 Cara Aplikasinya
  • Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Sabut Kelapa

Media Tanam Stek Batang

Beikut ini ada beberapa opsi (pilihan) media tanam stek btg yang baik digunakan. Media tanam stek yg dimaksud adalah media buat menumbuhkan akar, bukan media buat memindahkan stek yg telah tumbuh tunas dan akar. Baik, ini beliau media tanam stek :

1. Campuran Tanah dan Kompos

Andai ingin stek batang mudah tumbuh akar dan tunas dan sehat, maka pilihlah medianya campuran tanah & kompos. Perbandingan yang digunakan merupakan 2:1. Campurkan 2 bagian tanah dan 1 bagian kompos. Tetapi, harap dipastikan tanah yang hendak dijadikan media tanam stek wajib sudah disterilkan menurut organisme pengganggu, terutama fungi.

Oleh karenanya, tanah wajib diberikan anti fungi atau fungisida. Kalau nir memakai r-4-cun fungi, tanah wajib dijemur beberapa hari di bawah sinar matahari yang terik. Sterilisasi tanah mampu juga dengan cara menggongseng pada atas bara api atau kompor. Penggongsengan tanah ini mungkin dilakukan bila jumlah stek yg akan dibuat nir terlalu banyak atau sedikit.

Dua. Tanah, sabut kelapa, pasir & sekam bakar

Media adonan ini memang relatif generik dipakai, namun permanen memperhatikan bahwa tanah wajib bebas dari mikroba yg dapat membusukkan btg stek. Media tanam yang terdiri berdasarkan campuran tanah, sabut kelapa, pasir & sekam bakar boleh dikatakan rupawan buat media tanam stek. Perbandingan penggunaan campuran adalah 2:1:1:1.

Adanya pasir & sekam bakar akan menciptakan media tumbuh lebih poros sehingga aerasi dan drainase lebih indah. Ingat sekam bakar nir sama menggunakan abu sekam. Sekam bakar output pembakaran tidak paripurna dan berwarna hitam.

Sabut kelapa juga menjadi bagian yang sangat berperan di dalam media tanam stek batang. Sabut kelapa yang lembut akan memudahkan penetrasi akar dari tanaman. Sabut kelapa juga memiliki sejumlah unsur hara dan sekaligus dapat menjaga kelembaban media tanam karena sabut kelapa dapat menyimpan air dengan baik. Jika adacocopeat (sabut kelapa yang sudah diolah) akan menjadi pilihan yang tepat.

Tiga. Tanah liat dan sabut kelapa

Tanah liat yang dilapisi lagi menggunakan sabut kelapa akan menciptakan stek batang mudah tumbuh akar. Tanah liat wajib juga steril berdasarkan fungi menggunakan cara diperlakukan menggunakan fungisida atau pemanasan.

Sabut kelapa yg dapat menjaga kelembaban media harus diperlakukan sedemikian rupa terlebih dahulu. Intinya, sabut kelapa (tidak ikut kulit) ditumbuk-tumbuk supaya lebih halus seratnya. Kemudian sabut kelapa direndam beberapa jam dalam air sebelum digunakan.

Cara menggunakan campuran tanah liat dengan sabut kelapa adalah ; batang yang sudah diolesi dengan hormon p3-r4ngs-4ng akar, ditempel tanah liat. Kemudian dilapisi bagian terluar dengan sabut kelapa, lalu diikat (jangan terlalu erat ikatannya). Batang stek dapat dimasukkan dalam botol air mineral bekas atau wadah lain yang diberi sungkup.

4. Busa

Sobat pasti kenal menggunakan busa, ya itu yg biasa digunakan buat sofa atau bantal supaya ?Empuk? Loka duduknya atau alas ketua saat tidur. Busa lembut ini gampang didapatkan. Kalau nir mau membelinya, busa bekas pun poly di lebih kurang kita.

Busa dipotong-potong seperti dadu dengan ukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm (panjang x lebar x tinggi). Lalu lubangi 1 lubang dibagian tengah, kecil saja. Rendam busa tersebut atau gunakansprayer untuk membasahinya sebelum digunakan. Terakhir, tanamkan batang stek yang sudah diolesi hormon ZPT dengan kedalaman 2/3 dari tinggi busa tersebut. Letakkan pada wadah yang tertutup agar tidak kering batangnya.

Jika menggunakan busa, maka akar yang timbul akan gampang terlihat. Ketika akar sudah menembus busa, maka sudah bisa dipindahkan ke media tanam campuran kompos dan tanah. Namun, btg stek masih wajib diberi sungkup hingga siap dipindahkan ke media tanam yg lebih besar .

5.Rockwool

Rockwool merupakan media tanam yang banyak digunakan oleh para petani hidroponik.Rockwool yang diproses dari bahan bebatuan sedemikian rupa sehingga berbentuk serat dan lunak. Media ini bisa menyimpan air dan juga bebas dari mikroba patogen yang menimbulkan penyakit pada tanaman.

Cara menggunakanrockwool sama dengan penggunaan busa untuk media stek batang. Pada saat pemotonganrockwool agar berbentuk dadu, maka gunakan gergaji tajam. Gergaji yang digunakan mirip dengan gergaji pemotong pipa PVC.

Wah, ternyata banyak ya media tanam stek batang. Manfaatkan salah satu yang gampang, mudah & efektif. Atau mungkin mau membanding-bandingkan terlebih dahulu menggunakan cara mencoba semuanya, itu pemikiran yang brilian, silakan.

Baca pula ini :

  • tiga Cara Membuat Media Tanam Pohon Durian dalam Pot Supaya Berbuah

Demikian beberapa media tanam stek btg yg baik supaya cepat tumbuh akar & pula tunasnya. Yang lebih krusial merupakan tumbuh akar dan dapat tumbuh menggunakan baik hingga pemindahan bibit flora ke huma atau media tanam yang lebih besar . Selamat mencoba & do?A selalu menyertai Sobat agar selalu sukses..Amiin.

Tuesday, July 7, 2020

Tips Mengapa Sabut Kelapa Cocok Untuk Media Tanam Aglaonema?|Tanaman Buah

Sabut Kelapa Untuk Media Tanam Aglaonema -- Media tanam untuk aglaonema berpengaruh terhadap indah tidaknya tampilan daun dan perkembangannya. Jika media tanam tidak cocok, tanaman berdaun lebar ini tumbuh enggan, matipun tak mau alias kurang menarik untuk dipandang.

Makanya, jika tertarik atau suka menanam flora hias aglaonema, media tanam sangat perlu diperhatikan. Salah satu campuran media tanam agalonema adalah sabut kelapa. Mengapa sabut kelapa?

Sabut Kelapa

Untuk mendapatkan sabut kelapa tidak harus menjual emas atau hewan ternak terlebih dahulu ??. Sebab, sabut kelapa benar-benar amat poly masih ada pada sekeliling loka tinggal kita lantaran dibuang-buang sehabis diambil isinya. Kalaupun tidak dibuang, sabut kelapa hanya dijadikan bahan bakar secara tradisional sang rakyat.

Sabut kelapa jangan dianggapsepele. Para pembudidaya tanaman hias sepertianggrek sudah sejak dulu kala memanfaatkan sebagai media tanam dan terbukti sangat bagus. Meskipun harus diakui, mereka belum melihat nutrisi apa yang ada dalam sabut kelapa pada waktu itu. Namun, para peneliti sudah menemukan “mutiara” tersimpan di dalam sabut kelapa.

Mengapa Sabut Kelapa Cocok Untuk Media Tanam Aglaonema?
Sabut Kelapa. Dokpri

Kandungan kimiawi sabut kelapa

Seperti dikutip dari "Jurnal Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri" yang ditulis oleh Trivana,L. Dkk (2017), “..Satu butir kelapa menghasilkan 0,4 kg sabut yang mengandung 30% serat  yang kaya unsur. Sifat kimia sabut kelapa, yaitu pH rata-­rata agak masam (6,33), nilai rasio C/N sangat  tinggi (98,42). Nilai KTK sangat tinggi (84.28   me/100 g-1) dan unsur-­unsur hara makro (78% K, 23% N, 5% Ca, dan 4% P).”

Nah, ternyata unsur haranya poly ?Bersembunyi? Pada serat sabut kelapa. Nilai KTK yang tinggi bisa memegang erat unsur hara dalam media tanam dan tidak gampang tercuci.

Unsur-unsur hara yang dikandungnya memang diharapkan oleh tumbuhan buat menunjang pertumbuhannya. Ini belum lagi dicampur menggunakan beberapa adonan bahan media tanam lainnya yang jua mengandung sejumlah hara. Hanya bahan sabut kelapa saja, sudah terlihat kiprahnya buat membantu tumbuh aglaonema

Sabut kelapa mengandung jamur berlawanan

Di samping itu, masih menurut para pakar bahwa sabut kelapa mengandung jamurtrichoderma spp yang sering juga disebut dengan mikroorganisme lokal (MOL). Jamur ini berperan sebagai agen antagonis atau biofungisida terhadap jamur parasit.

Oleh karena itu, dengan adanya sabut kelapa dalam media tanam, tumbuhan hias aglaonema tidak mudah terjangkit penyakit terutama penyakit busuk akar atau layu fusarium.

Baca Juga :

  • Dari Limbah Got Hasilkan Pupuk Organik Cair (POC)
  • Membuat POC dari Libah Biogas Kotoran Sapi
  • Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Air Kelapa dan Cara Applikasi
  • Mengolah Bonggol Pisang Menjadi Pupuk Organik Cair (POC)/MOL dan 4 Cara Aplikasinya
  • Cara Merawat Tanaman Hias agar Subur dan Elok Dipandang

Sabut kelapa pada perkembangannya sudah diolah menjadi bubuk kelapa yang ukurannya seragam. Hasil olahan itu yg lalu dikenal dengan cocopeat. Namun, apapun itu, ya permanen sabut kelapa.

Sabut kelapa mampu menyimpan air

Sabut kelapa mampu menyimpan air relatif lama . Bagian terluar kelapa yang berserat itu mampu menjaga kelembaban media tanam sebagai akibatnya tanaman hias aglaonema tidak gampang stres. Dengan adanya kadar air pada media tanam, distribusi nutrisi dari akar ke seluruh jaringan tanaman akan permanen berlangsung lancar.

Karena persyaratan media tanam yang baik harus mempunyai drainase, berpori, dan memiliki rongga udara (aerasi), maka sifat-sifat itu sanggup dibuat oleh kehadiran sabut kelapa pada media tanam aglaonema.

MEDIA TANAM AGLAONEMA

Media tanam aglaonema yang dibuat usahakan hampir-hampir menyerupai loka tempat asli aslinya. Tempat akar aglaonema berjangkar penuh menggunakan humus, serat-serat kayu seperti pakis, bahan-bahan organik, & porositasnya sangat baik.

Alangkkah cerdasnya saat kita mampu membuat tempat ?Tinggalnya? Yaitu media tumbuhnya yg identik menggunakan habitatnya itu. Oleh karena itu, membuat media tanam aglaonema wajib tersusun dari bahan-bahan yg cocok. Tidak ada formula yang tunggal dalam adonan media tanam tumbuhan hias dengan daun warna-warni bermotif batik itu.

Beberapa bahan-bahan buat membuat media tanam aglaonema yg telah umum dikenal misalnya kompos, pupuk kandang, humus bambu, pasir, arang, arang kayu mini -mini , sekam bakar, serutan kayu, sekam padi, cocopeat (sabut kelapa yang sudah diolah menjadi bubuk), & pula peat moss.

Ikutsertakan sabut kelapa pada variasi media tanam aglaonema

Untuk membuat media tanam aglaonema harus dipersiapkan terlebih dahulu bahan-bahannya. Bahannya terdiri dari banyak sekali variasi. Variasi-variasi tentu saja mengikutsertakan sabut kelapa ke dalamnya menjadi keliru satu komposisi penting.

Perlu diperhatikan, sabut kelapa wajib higienis & steril. Makanya, sebelum digunakan buat media tanam aglaonema, sabut kelapa dicuci dulu beberapa kali.

Di samping itu, usahakan sabut kelapa dipukul/ditumbuk menggunakan kayu atau palu atau indera tumbuk lainnya supaya serat-seratnya lebih halus (kalau sanggup, hampir-hampir menyerupai bubuk).

Opsi Membuat Media Tanam Aglaonema

Ada beberapa opsi pada menciptakan media tanam aglaonema. Masing-masing opsi terdiri berdasarkan beberapa variasi bahan. Tetapi, pada semua opsi media tanam tetap ada bahan sabut kelapa pada dalamnya.

Okay, silahkan Sobat pilih salah satu opsi berikut ini untuk membuat media tanam aglaonema. Ada 4 opsi, yaitu :

  1. Tanah, pupuk kandang yang matang, sekam bakar dan sabut kelapa. Perbandingannya 1:1:1:1, atau ;
  2. Pakis, kompos, sekam bakar, pasir, dan sabut kelapa. Perbandingannya 1:1:1:1:1, atau ;
  3. Tanah, pakis, sabut kelapa, kompos dan sekam padi. Perbandingannya 1:1:1:1 atau ;
  4. Tanah, kompos, sabut kelapa, arang sekam. Perbandingannya  2:1:2:1

Sebaiknya, pilihlah opsi media tanam aglaonema tersebut yang bahan-bahannya gampang dihasilkan. Jika keliru satu opsi media tanam telah dipilih, maka campurkan bahan-bahan tersebut sampai merata. Lalu, isi media tanam tersebut ke dalam pot

Catatan ; Sebelum mengisi media tanam aglaonema ke pot, bagian dasar pot harus diisi terlebih dahulu dengan pecahan batu bata atau arang atau bisa juga potonganstyreofoam agar tidakmampet.

Itulahthe story mengapa sabut kelapa cocok dan selalu menyertai komposisi media tumbuh tanaman hias aglaonema. Sabut kelapa mengandung sejumlah hara, jamur antagonis, kemampuan menyimpan air dan membuat media tanam lebih poros.

Sunday, June 28, 2020

Tips Cara Membuat Arang Sekam Untuk Media Tanam Dalam 30 menit Siap Pakai|Tanaman Buah

Membuat Arang Sekam -- Ada anggapan membuat arang sekam itu lama dan tidak mudah. Padahal, dalam waktu 30 menit atau sekejap saja, sekam padi sudah berubah menjadi arang sekam dan bisa dipakai langsung. Untuk apa arang sekam dan bagaimana cara membuatnya?

Cara Membuat Arang Sekam Untuk Media Tanam Dalam 30 menit Siap Pakai
Arang Sekam

Arang sekam atau sekam bakar sangat dibutuhkan sang pencinta tumbuhan. Sebab, arang tersebut relatif baik buat menciptakan komposisi media tanam. Biasanya, 1/4 bagian media tanam diisi menggunakan arang sekam, selebihnya tanah, dan kompos/pupuk kandang.

Di samping kegunaannya untuk salah satu bahan campuran media tanam dalam pot atau polybag, arang sekam rupanya sering juga digunakan sebagai salah satu media tanam hidroponik, yang dikenal sekam bakar hidroponik. Bahkan, ada juga yang menjadikan arang sekam untukmedia tanam anggrek. Rupanya, arang sekam multiguna.

Manfaat arang sekam

Begitu poly manfaat arang sekam buat tanaman yg dicampur dalam media tanam. Arang yang terbuat dari proses pemanasan itu bisa membuat media tanam lebih poros, aerasi menjadi baik, & drainase lancar. Lebih dari itu, adanya arang sekam akan menaikkan kemampuan retensi air pada media tumbuh tanaman .

Selain manfaat tersebut pada atas, arang sekam sebagai bahan organik tanah. Secara pelan akan tetapi niscaya, material organik itu akan terdekomposisi dan melepaskan unsur hara buat tanaman . Walau sedikit, akan tetapi unsur hara itu mampu diserap cepat sang flora.

Bukan hanya itu, arang sekam dapat menaikkan kapasitar tukar kation (KTK) media tanam atau media tumbuh. Ini berarti sekam bakar bisa membuat media tanam produktif & tumbuhan pun tumbuh fertile.

Kelebihan memakai arang sekam

Setiap membaca postingan atau artikel mengenai media tanam, keliru satunya dianjurkan buat menambah arang sekam ke dalamnya. Mengapa? Lantaran arang sekam poly sisi positifnya. Berikut ini beberapa kelebihan arang sekam menjadi media tanam.

  • Arang sekam lebih ringan
  • Arang sekam cenderung berada pada pH netral
  • Arang sekam lebih steril dari jamur dan bakteri patogen
  • Tahan lama sampai satu tahun lebih
  • Jika dibeli harga arang sekam relatif murah
  • Ketersediaan sekam padi melimpah apalagi ada kilang padi di sekitar kita tinggal
  • Praktis dan cepat dalam proses pembuatannya

Arang sekam output pemanasan (heating) dalam temperatur tinggi

Perlu diketahui bahwa sebenarnya yg namanya arang, apakah arang batok, arang sabut kelapa, arang kayu, atau arang sekam, bukan dihasilkan lantaran pembakaran. Kalau sekam padi dibakar, maka yg dihasilkan merupakan abu atau abu sekam berwarna relatif putih.

Jadi, arang sekam yang bewarna hitam itu dihasilkan menggunakan cara pemanasan dalam temperatur tinggi sehingga kadar air dan zat-zat volatil akan menguap berbentuk asap.

Makanya arang sekam lebih banyak kandungan karbon (C). Seandainya dilakukan proses oksidasi dengan cara pembakaran, maka karbon pun akan melayang menjadi gas karbondioksida CO2 atau karbon monoksida (CO). Tinggallah debu atau abu saja, yaitu abu sekam.

Walaupun demikian, secara umum orang telah biasa menyebut arang sekam menggunakan sekam bakar. Jadi, sekam bakar sebenarnya sama menggunakan arang sekam karena memang didapatkan dengan temperatur yang tinggi baik pemanasan menggunakan nyala barah eksklusif ataupun nir langsung.

Buat arang sekam sendiri saja

Oleh karenanya, bila Sobat pupuklahan.Blogspot.Com senang budidaya tanaman misalnya flora pada pot, usahakan arang sekam -- sering jua dianggap sekam bakar -- diproduksi sendiri saja pada tempat tinggal . Sebab, cara menciptakan arang sekam tidak sulit. Dengan teknik sederhana dan pada ketika yg cepat, arang sekam siap buat digunakan untuk berbagai keperluan.

Apalagi, untuk berkebun di rumah, tentu saja kebutuhan arang sekam tidaklah terlalu banyak. Cukup luangkan waktu 15-30 menit saja untuk memproses sekam padi yang berwarna kuning kecokelatan itu menjadi arang sekam berwarna hitam. Bagaimana cara membuat arang sekam yang praktis itu untuk berkebun di rumah atauhome gardening?

Seperti gambaran proses produksi arang sekam, maka kita akan menggunakan prinsip pemanasan (heating, not burning). Jadi, kalau sebelumnya berpikir bahwa sekam padi mesti dibakar dulu dengan api besar agar menjadi arang sekam, ternyata tidak serumit itu.  Cukup pemanasan pada suhu yang tinggi (high temperature) dan dalam waktu super cepat (short time), arang sekam pun jadi.

Cara praktis & cepat menciptakan arang sekam atau sekam bakar

Sebelum memasak sekam padi menjadi arang sekam, Anda persiapkan dulu-dulu alat sederhana misalnya ini dia.

Alat-indera :

  • Kompor atau bisa juga tungku kayu bakar
  • Kuali tanah (ukuran sesuai kebutuhan membuat arang sekam)
  • Pengaduk kayu

Bahan :

  • Sekam padi sinkron kebutuhan

Cara Membuat Arang Sekam Untuk Media Tanam Dalam 30 menit Siap Pakai
Sekam Padi

Langkah menciptakan arang sekam :

  • Masukkan sekam padi ke dalam kuali tanah
  • Letakkan kuali yang sudah dimasukkan sekam padi di atas kompor
  • Hidupkan api kompor
  • Setelah 2 menit dipanaskan, mulailah diaduk-aduk dengan cara membolak-balikkan yang di atas ke bawah, yang dipinggir ke tengah, dan seterusnya sampai panasnya merata. Lakukan pengadukan ini setiap 1 menit sekali sampai sekam padi berubah menjadi warna hitam (lihat gambar di bawah yang sudah jadi).
  • Dalam waktu 30 menit atau setelah semua sekam padi berwarna hitam, berarti arang sekam sudah jadi
  • Matikan api kompor dan biarkan sampai suhu arang sekam turun (suhu ruang).

Cara Membuat Arang Sekam Untuk Media Tanam Dalam 30 menit Siap Pakai
Proses Membuat Arang Sekam

Nah, mudah sekali cara menciptakan arang sekam, bukan? Arang sekam yg sudah berhasil diproduksi sendiri itu sanggup pribadi dipakai sebagai bahan adonan media tanam. Jika tidak dipakai langsung, arang sekam boleh disimpan dulu. Kalau menciptakan arang sekam untuk komersial atau mau dijual, tambahkan dalam bungkus plastik yang transparan agar kelihatan.

Baca jua ini :

  • Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Air Kelapa dan Cara Applikasi
  • Mengolah Bonggol Pisang Menjadi Pupuk Organik Cair (POC)/MOL dan 4 Cara Aplikasinya

Tips

Jika mau digunakan sebagai media tanam, sebaiknya arang sekam dibasahi atau direndam dulu beberapa saat agar air meresap ke dalamnya. Dengan cara ini, membuat media tanam tetap lembab karena kemampuannya menyimpan air. [Updated by pupuklahan.blogspot.com, 19/03/2020]

Tuesday, June 16, 2020

Tips 3 Cara Membuat Media Tanam Pohon Durian Dalam Pot Supaya Berbuah|Tanaman Buah

Membuat Media Tanam Pohon Durian dalam Pot -- Salah satu hal yang terpenting dalam menanam pohon durian dalam pot adalah media tanam. Sebab, seandainya media tanam tidak benar, jangankan berbuah, pertumbuhannya akan merana. Seperti kata pepatah, “hidup enggan, mati pun tak mau.”

Oleh karena itu, artikel ini, yaitu cara menciptakan media tanam pohon durian pada pot, menjadi solusi bagi Sobat yang ingin menanam durian pada pot supaya tumbuh fertile dan mau berbuah selayaknya durian yang tumbuh di tanah pribadi misalnya pada kebun.

Gambar : Dokpri

Persyaratan tumbuh durian

Tanaman durian tumbuh dimana saja ditanam. Tapi, buat tumbuh fertile dan berbuah alias adaptif memerlukan syarat tumbuh yang cocok.

Tanaman durian tumbuh pada ketinggian tempat 0-800 m dpl. Selain itu, tanaman dengan buah berduri dan aroma yang sedap ini mensyaratkan suhu udara berkisar 28-290C, keasaman tanah 5,5-7, dan tanah yang gembur seperti tanah lempung berpasir atau liat lempung berpasir.

Dari sekian poly persyaratan tumbuh durian, pH, ketersediaan air, unsur hara dan jenis tanah merupakan syarat tumbuh yg sangat dekat atau erat hubungannya dengan media tanam pada pot. Dan syarat tersebut bisa disiasati atau diakali sebagai akibatnya mendekati syarat pertumbuhan ideal pohon durian.

Pot menanam pohon durian mesti akbar

Pohon durian apapun varietasnya seperti durian Monthong, Petruk, Kelud, Seminah, & lainnya memiliki akar yang poly & luas. Oleh sebab itu, wadah atau pot buat mengisi media tanam & menanam pohon durian jua wajib besar & luas.

Selain berukuran pot, kualitasnya jua harus tinggi. Kualitas yg dimaksud, yaitu daya tahan dari pot. Pot wajib sanggup tahan hingga beberapa tahun dan nir mudah sobek lantaran panas dan hujan.

Contoh pot yang luas dan sering digunakan untuk menanam durian seperti drum bekas minyak atau oli,planter bag yang ukurannya besar,  pot beton, dan sejumlah lainnya. Intinya, pot untuk menanam durian mesti relatif besar, luas, dan tidak mudah rusak.

Syarat media tanam pohon durian pada pot

Media tanam pohon durian pada pot harus pula memenuhi syarat-kondisi agar pohon durian yg ditanam tumbuh fertile & produktif pada artian mau berbuah.

Berikut ini syarat media tanam pohon durian dalam pot

  • Media tanam dalam pot mengandung unsur hara makro dan mikro
  • Tidak mengandung bahan-bahan yang C/N tinggi seperti penggunaan pupuk kandang segar (kotoran ternak segar)
  • Tidak mengandung bahan-bahan beracun
  • Media tanam harus memilliki drainase yang baik, poros dan aeratif
  • Mudah dalam penetrasi akar pohon durian
  • Memiliki retensi atau daya ikat air yang bagus sehingga media tidak mudah kering
  • Media tanam mampu mengikat unsur hara sehingga tidak gampang tercuci
  • Media tanah tidak boleh sangat masam atau terlalu basa
  • Media tanam harus bebas dari nematoda yang dapat mengganggu perakaran pohon durian

Itulah beberapa kondisi media tanam durian yang barangkali mesti terpenuhi. Sebab, kalaulah saja keliru satu berdasarkan kondisi tadi, contohnya tanah sangat masam, maka tanaman durian terganggu karena unsur hara makro seperti fosfsor (P) menjadi nir tersedia.

Bahan-bahan buat media tanam pohon durian pada pot

Media tanam pohon durian dalam pot terdiri menurut sejumlah campuran bahan. Semua bahan tersebut akan saling mendukung satu sama lainnya.

Bahan-bahan yang dipakai buat membuat media tanam seperti tanah liat, kompos, pupuk kandang, arang sekam, sekam padi, jerami, & lain-lain. Tetapi, pada penggunaannya, bahan-bahan tersebut dapat divariasikan sebagai beberapa variasi supaya lebih cocok menjadi media tanam durian.

CARA MEMBUAT MEDIA TANAM POHON DURIAN DALAM POT

Baik, sampailah kita dalam cara membuat media tanam POHON durian dalam pot supaya subur dan mau berbuah. Berikut ini terdapat 3 cara menciptakan media tanam durian dan silahkan dipilih keliru satu cara yg dianggap paling mudah didapat bahan-bahannya.

Intinya, gampang didapat dan irit bahannya, tetapi membentuk kualitas media tanam durian yang mantap.

Cara I

Campurkan tanah liat, pupuk kandang dan arang sekam. Perbandingannya merupakan 1 :1 :1. Caranya, ambil tanah liat 1 bagian, 1 bagianpupuk kandang yg sudah matang, dan 1 bagian arang sekam.

Campurkan ketiga bahan tersebut secara merata. Media tanam pohon durian yang sudah diaduk merata dimasukkan ke pada pot sampai ? Bagian pot

Cara II

Campurkan tanah liat, pupuk kompos dan arang sekam. Perbandingannya adalah 2 :1 :1. Caranya, ambil tanah liat 2 bagian, 1 bagian pupuk sangkar yang sudah matang, dan 1 bagian arang sekam.

Campurkan & mixer ketiga bahan tadi secara merata. Sama misalnya pada cara satu, yaitu media tanam pohon durian yang sudah dibentuk dimasukkan ke dalam pot sampai ? Bagian pot.

Cara III

Campurkan tanah liat, pupuk sangkar, pupuk kompos & sekam padi. Perbandingannya adalah dua : 1 : 1 : 1. Cara membuatnya, ambil dua bagian tanah, 1 bagian pupuk kandang, 1 bagian pupuk kompos dan 1 bagian sekam padi,

Campurkan keempat bahan tadi hingga merata. Media tanam durian tersebut diisi ke pada pot sampai ? Bagian pot.

Nah, Kalau berdasarkan hasil uji media tanam ternyata pH media tanam pohon durian <5,5 atau masam, maka perlu diberikan kapur dolomit. Dosis kapur dolomit diberikan 50-100 gram per pot (disesuaikan dengan volume media tanam dan rekomendasi kalau ada)

Pengisian Media Tanam Pohon Durian Dalam Pot

Media tanam pohon durian yg telah susah payah diracik, memang buat segera dimasukkan ke dalam pot. Namun, agar media tanam yang kita isi tersebut berfungsi dengan baik, maka sebaiknya mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Lubangi bagian dasar pot durian beberapa lubang buat rembesan air (sebagai drainase) karena mungkin adanya air berlebih dalam waktu penyiraman atau hujan
3 Cara Membuat Media Tanam Pohon Durian Dalam Pot Supaya Berbuah
Melubangi dasar pot. Gambar : Dokpri

  • Isi terlebih dahulu bagian dasar pot dengan sedikit arang kasar, atau rabat styrofoam, atau pecahan batu bata, atau boleh jua jerami agar tidak terjadi penyumbatan bagian dasar pot.
3 Cara Membuat Media Tanam Pohon Durian Dalam Pot Supaya Berbuah
Mengisi pecahan batu bata. Gambar : Dokpri

  • Selanjutnya baru diIsi media tanam yang sudah diracik ke dalam pot. Media tanam tidak boleh diisi sampai penuh, cukup tiga/4 berdasarkan volume pot. Bagian atas yg tersisa memudahkan dalam penyiraman sebagai akibatnya airnya nir tumpah ke luar pot durian pada saat disiram.
3 Cara Membuat Media Tanam Pohon Durian Dalam Pot Supaya Berbuah
Mengisi Media Tanam. Gambar : Dokpri

Baca pula ini :

  • Budidaya Nangka Mini Dalam Pot
  • Cara Membuat MOL Bonggol Pisang Untuk Pupuk Organik Cair
  • 4 Tahap Memupuk Mentimun Dalam Polybag Supaya Buahnya Lebat
  • Tips Merawat Cabai Rawit dan Peremajaannya Agar Panennya Berulang Kali
  • Mudahnya Menanam Ubi Jalar dalam Pot dan Hasil Pun Tak Usah Ragu

Jangan buru-burunanam durian kalau udah siap pot dan media tanam. Media tanam pohon durian dibiarkan sampai seminggu sebelum bibit durian dipindahkan ke dalam pot. Ini bertujuan supaya media tanam lebih kompak dan padat sehingga tidak terganggunya bibit pada saat ditanam.

Begitulah cara membuat media tanam pohon durian supaya pohon durian fertile dan mau berbuah dalam pot. Setelah menanam bibit durian pada pot jangan lupa memberikan pupuk anorganik buat mencukupi unsur hara makro yang dibuthkan untuk pertumbuhan dan perkembangan pohon durian.

Thursday, June 11, 2020

Tips Cangkang Telur Alternatif Dolomit Pada Media Tanam Dalam Pot|Tanaman Buah

Alternatif Dolomit untuk Tingkatkan pH Tanah -- Kadang-kadang pertumbuhan tanaman dalam pot tidak subur seperti yang kita harapkan. Tanaman tumbuh, tapi kerdil dan penyakitan. Ada juga tanaman yang sudah masuk fase generatif, tetapi bunga selalu gugur dan bahkan tidak mau berbuah.

Padahal, banyak sekali jenis pupuk sudah diberikan pada flora. Tidak hanya pupuk akar, tetapi pupuk daun pun telah dicoba. Bahkan, telah dicoba ganti media tanam dengan adonan tanah dan pupuk sangkar yg baru. Akan namun, hasilnya tetap tidak ada perkembangan. Ada apa sebenarnya dengan tumbuhan ini?

Semua pupuk dan berbagai perlakuan sudah dicoba, tapi hasilnya sangat kecewa.  Hasil jauh berbeda dengan tanaman dalam pot milik tetangga yang tampak hijau, subur dan selalu berbuah. Jika demikian halnya, maka dapat diduga bahwa tanah campuran yang dijadikan sebagai media tanam mungkin bersifat asam atau pH media tanam rendah.

Efek tanah asam terhadap tumbuhan

Cangkang Telur Alternatif Dolomit Pada Media Tanam Dalam Pot

Perlu diketahui bahwa tanah asam atau pH (derajat keasaman) < 7 (kurang dari 7) sangat tidak menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman. Dan memang secara umum tanaman tidak menyukai atau tidak toleran dengan kondisi tanah yang asam.

Tanah yg bersifat asam membuat unsur hara makro tidak tersedia yang cukup untuk tumbuhan. Bahkan, dalam tanah asam akan menaikkan hara mikro yg bisa meracuni flora. Apalagi mikroorganisme tanah, perkembangan pula ikut terganggu & akhirnya berdampak juga pada terganggunya perkembangan tumbuhan.

Unsur P tidak tersedia dalam tanah masam

Salah satu unsur hara makro yg paling berpengaruh dalam tanah asam adalah fosfor (P). Nutrisi krusial ini yang berperan pada pembelahan sel & perkembangan jaringan flora, dia (P) akan menjadi tidak tersedia untuk tumbuhan pada kondisi asam. Kenapa? Ini dikarenakan unsur hara P diikat bertenaga sang alumunium (Al) dan besi (fe) sehingga sukar diserap sang akar flora.

Oleh karena itu, agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman nir terganggu, maka tanah yang demikian (tanah asam) perlu dinaikkan pH buat mengurangi keasaman tanah. Dengan kata lain, perlu diusahakan supaya pH tanah meningkat mendekati syarat netral (pH = 7).

Dolomit tingkatkan pH tanah

Cangkang Telur Alternatif Dolomit Pada Media Tanam Dalam Pot
Ilustrasi Nilai pH. Semakin ke Kiri Semakin Asam

Bagaimana cara meningkatkan pH tanah? Caranya dengan pengapuran atau pemberian kapur. Untuk ini, Umumnya petani menaburkan dolomit [CaMg(CO3)2] pada lahan yang sudah disiapkan untuk menanam komoditas tertentu seperti cabai, tomat, dan lain-lain. Dolomit mengandung unsur kalsium (Ca) yang juga unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Dengan pengapuran, maka akan terjadi peningkatan pH. Hal ini disebabkan adanya reaksi kimia yang terjadi di dalam tanah. Ion Ca2+ yang ada dalam kapur akan menggantikan posisi ion H+ dan Al3+. Dengan pergantian oleh ion Ca2+ maka koloid tanah menjadi netral (pH meningkat) karena banyaknya ion-ion basa (alkali).

Jumlah yang diharapkan buat penanaman seluas 1 hektar tidak mengecewakan poly. Kebutuhan kapur berkisar dua-4 ton per hektar (tergantung pH yg telah dites dengan pH meter). Misalnya saja, buat meningkatkan pH lima sebagai pH 6 dibutuhkan sebesar 2 ton dolomit/hektar. Demikian banyak kapur dolomit yang diharapkan supaya flora tumbuh subur dan produktif.

Cangkang telur cara lain Dolomit

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah adakah cara lain kapur selain dolomit buat menaikkan pH tanah?. Jawabannya ada. Sumber kalsium tidak hanya dolomit, tapi cangkang telur pun galat satu asal kalsium yg terdapat pada kurang lebih kita.

Namun, buat mengumpulkan dua ton cangkang telur sangatlah sulit. Makanya, bagi petani yang menanam pada huma yang luas, lebih praktis membeli dolomit saja.

Cangkang Telur Alternatif Dolomit Pada Media Tanam Dalam Pot
Cangkang Telur Ayam

Cangkang Telur Untuk Pertumbuhan Tanaman Dalam Pot

Nah, bagi Anda yg hobi menanam tumbuhan pada pot di rumah atau lahan sempit, cangkang telur ini menjadi salah satu alternatif dolomit. Cangkang telur sanggup dijadikan buat pengapuran atau menaikkan pH media tanam dalam pot.

Dengan pH yg sempurna, unsur hara makro dan mikro tersedia buat tanaman dan akarnya . Artinya, pH tanah yg nir terlalu masam memudahkan tanaman dalam pot menyerap nutrisi menggunakan lebih baik.

Di samping meningkat atau menetralkan tanah, cangkang telur pula menyediakan salah satu sumber unsur hara makro bagi tumbuhan, yaitu kalsium (Ca).

Baca juga ini :

  • Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Sabut Kelapa
  • Pupuk NPK Phonska Plus Memembuat Panen Meningkat Karena Ini
  • Awas!! Jangan Salah Memupuk Tanaman dengan Ampas Kopi, Ini Cara yang Benar
  • Cara Cangkok Mangga Agar Cepat Tumbuh, Pakai ZPT ini

Mengapa harus cangkang telur cara lain dolomit?

Sobat sudah kenal betul dengan cangkang telur, 'kan? Cangkang telur adalah bagian luar dari telur yang merupakan lapisan keras sebagai kulit pelindung cairan telur. Lapisan keras inilah yang dinamakan cangkang telur.

Oh ya..Mengapa harus cangkang telur alternatif dolomit untuk media tanam dalam pot? Ini karena cangkang telur mengandung lebih dari 90% kalsium dalam bentuk kalsium karbonat (CaCO3). Karena kandungan kapurnya tinggi (Ca), maka cangkang telur sangat tepat dan ekonomis untuk parahobbies tanaman di perkarangan rumah.

Cara Membuat Tepung Cangkang Telur

Cangkang telur sebelum digunakan buat pengapuran media tanam dalam pot wajib dikeringkan dulu di bawah sinar mentari . Setelah itu, cangkang telur ditumbuk sampai halus & diayak agar dihasilkan ukuran tepung yg halus & sama. Untuk satu cangkang telur akan diperoleh tepung sekitar 10 gram.

Cangkang Telur Alternatif Dolomit Pada Media Tanam Dalam Pot

Dosis Per Media Tanam Dalam Pot

Anda dapat membuat media tanam pada pot dengan 2 bagian tanah 1 bagian pupuk sangkar 1 sendok makan ( /- 5 gr tepung cangkang telur). Aduk hingga merata dan masukkan adonan itu ke pada pot. Lalu biarkan 1 minggu sebelum bibit dipindahkan ke pada pot.

Demikian penggunaan cangkang telur menjadi cara lain dolomit buat meningkatkan pH media tanam dalam pot. Dengan penambahan kapur berdasarkan cangkang telur ini, maka pertumbuhan dan perkembangan flora kesayangan Anda semakin subur & produktif. Mengapa? Tentu saja hara yg Anda berikan melalui pupuk akan tersedia & bisa diserap sang akar flora. [Updated by pupuklahan.Blogspot.Com, 25/01/2020]

Monday, June 8, 2020

Tips Membuat Media Tanam Dalam Pot? Caranya Sangat Mudah, Tapi Hati-Hati Penggunaan Pupuk Organik Yang Begini|Tanaman Buah

Membuat Media Tanam Dalam Pot --Karena sempitnya lahan untuk menyalurkan hobbi menanam, banyak orang memilih menanam dalam pot. Dengan menanam dalam pot, tidak hanya menghasilkan buah-buahan, bunga, ataupun sayuran, justru membuat rumah semakin menarik untuk ditatap. Apalagi jika pintar memadukan dengan bentuk-bentuk pot yang unik, tanaman dalam pot akan menghiasi rumah dengan sejuta nilai estetis atau keindahan.

Membuat Media Tanam Dalam Pot? Caranya Sangat Mudah, Tapi Hati-Hati Penggunaan Pupuk Organik Yang Begini
Pot & Media Tanam. Gambar : pupuklahan.Blogspot.Com

Namun, menanam tanaman dalam pot seperti tanaman buah (tabulampot), tanaman hias atau sayuran, gampang-gampang susah. Gampang dan sangat mudah jika sudah mendapatkan kuncinya. Susah jika jika belum memiliki pegetahuan yang cukup untuk budidaya tanaman.

Media tanam pada pot kunci pertumbuhan tumbuhan

Sebenarnya, salah satukeyword (kata kunci) untuk menanam tanaman dalam pot, polybag, pasu, dan sejenisnya adalah media tanam. Ada apa dengan media tanam, bukankah media tanam itu tanah dan campuran ” teman-temannya” yang begitu mudah sekali didapatkannya?

Benar, namun Anda perlu mengenal lebih dekat menggunakan bahan adonan media tanam buat bisa dicampuradukkan dengan tanah. Sebab, bila tidak hati-hati dengan penggunaan media tanam pada pot, tanaman justeru terganggu pertumbuhannya.

?Teman-teman? Adonan tanah yg dimaksud adalah pupuk organik. Pupuk organik yg biasa dicampur menggunakan tanah seperti pupuk kandang, humus, kompos & lain-lain yang homogen dengannya. Pupuk yg berasal berdasarkan sisa-sisa tanaman tersebut sangat herbi produktif tidaknya media tanam.

Nah, penggunaan pupuk organik harus hati-hati jangan sampai tanaman Anda menjadi “korban”.  Jangan sampai tanaman kesayangan Anda menjadi kuning daun-daunnya hingga layu.

Atau, apabila mungkin menanam flora butir, jangan sampai tanaman buah tadi nir berbunga/berbuah hanya karena penggunaan pupuk organik asal-asalan tanpa mengenal ?Tanda-pertanda? Pupuk organik sebenarnya.

Baik, sebelum menciptakan media tanam menggunakan perbandingan yg sempurna dan campuran-adonan yang organis, terdapat lebih baik mengenal pertanda-pertanda pupuk organik yg baik buat menciptakan media tanam yang aman, fertile & produktif tentunya.

Pupuk Kompos

Pupuk kompos ini salah satu pupuk  organik yang dapat digunakan untuk campuran media tanam dalam pot. Pupuk kompos itu sendiri merupakan hasil dekomposisi bahan-bahan sisa tanaman  oleh mikroorganisme.  Hasil dekomposisinya menurunkan rasio C/N bahan organik (rasio dibawah 20) dan menghasilkan unsur-unsur yang tersedia untuk tanaman.

Dengan menaruh pupuk kompos dalam media tanam, maka media tanam akan memberikan nutrisi buat tumbuhan. Sebab, pupuk kompos mengandung hara makro & mikro meskipun pada persentase nisbi kecil.

Pupuk kompos pada samping menaruh unsur hara N, P, K, Ca, Mg, & lain-lain, ia juga dapat menciptakan struktur media tanam lebih gembur & retensi atau daya ikat air yang baik sebagai akibatnya nir mudah kemarau. Tetapi, pupuk kompos yang bagaimana dapat digunakan untuk membuat media tanam dalam pot?

Berikut ini karakteristik-ciri fisik-- yg tampak dengan mata kita -- pupuk kompos yg bisa dijadikan sebagai adonan media tanam :

  • Warnanya sudah berubah menjadi gelap atau coklat kehitaman
  • Bahan-bahan dasarnya atau sisa-sisa tanam sudah tidak tampak lagi (terurai sempurna)
  • Jika dipegang dengan tangan terasa gembur
  • Kadar airnya rendah atau lembab
  • Sudah tidak lagi menimbulkan suhu panas

Gunakan kompos matang

Nah, menggunakan mengenal ciri-karakteristik di atas, maka Anda nir lagi sembarangan memakai pupuk kompos menjadi adonan media tanam pada pot. Pastikan pupuk kompos yang dipakai benar-sahih telah matang.

Sebab, apabila digunakan pupuk kompos yang belum matang, maka akan terjadinya kompetisi atau persaingan perebutan unsur hara antara tanaman dengan mikroorganisme dalam media tanam.

Sekilas untuk diketahui, mikroorganisme dalam mengurai  bahan-bahan sisa tanaman yang masih mengandung senyawa karbon tinggi (C/N masih tinggi) membutuhkan energi dan nutrisi.

Untuk kebutuhan nutrisi dalam perombakan bahan-bahan organik tersebut, mikroorganisme  akan terlebih dahulu mengambil unsur-unsur hara yang tersedia di sekitarnya untuk pertumbuhannya.

Jika sudah terjadi perebutan hara antara mikroorganisme dan tumbuhan, maka wajarlah jika tumbuhan hidupnya merana. Tanaman buat sementara waktu akan terganggu pertumbuhan dan perkembangannya dampak kekurangan hara di kurang lebih perakarannya.

Memberikan kompos yg tidak matang, berarti menaruh tugas pada mikroorganisme buat merombak bahan-bahan organik yang belum terdekomposisi secara sempurna.

Pupuk Kandang

Pupuk kandang juga merupakan salah satu pupuk organik yang dapat dijadikan sebagai campuran  media tumbuh dalam pot.  Sebab, dengan menggunakan campuran pupuk kandang, maka media tanam dalam pot menjadi lebih subur.

Ada banyak sekali sumber pupuk kandang yg bisa diperoleh dengan mudah, yaitu pupuk kandang yg berasal menurut kotoran sapi, kambing, domba, kuda, ayam , & lain-lain.

Semua pupuk kandang itu mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing pada hal kandungan hara makro dan mikro. Tetapi, secara generik pupuk sangkar sangat indah diberikan pada campuran media tanam dalam pot.

Pupuk kandang memperbaiki sifat tanah

Pupuk sangkar dapat memperbaiki sifat kimia, ekamatra, & hayati tanah. Pupuk yg berasal menurut fauna ternak ini bisa menaikkan kapasitas tukar kation (KTK) tanah sehingga tersedianya hara untuk tanaman .

Selain mempertinggi KTK & tersedianya hara makro dan mikro, pupuk sangkar pula menaikkan aerasi, drainase, dan retensi air. Bahkan, dengan hadiah pupuk kandang akan menaikkan aktifitas organisme dalam dalam media tanam yg menguntungkan bagi pertumbuhan tumbuhan.

Jangan gunakan kotoran ternak segar atau pupuk belum

matang

Tetapi, tunggu dulu!Hati-hati menggunakan pupuk kandang untuk media tanam. Jangan sampai menggunakan kotoran ternak segar atau pupuk kandang belum/setengah matang. Anda tau bukan? Dalam pupuk kandang yang segar atau tidak matang, kandungan bahan-bahan organik yang belum terdekomposisi oleh mikroorganisme masih sangat tinggi (C/N tinggi).

Jika diberikan ke dalam campuran media tanam, ini sama halnya Anda hendak “menyiksa”  tanaman. Tanaman akan kehilangan unsur-unsur hara karena dimanfaatkan oleh mikroorganisme untuk menjalankan tugasnya yang belum selesai, yaitu merombak ekskresi (kotoran) ternak yang masih tinggi kandungan senyawa karbonnya.

Timbulnya panas dalam media tanam sudah niscaya lantaran terdapat aktifitas organisme. Tidak hanya panas, namun juga pada dalam kotoran ternak yang segar, mengandung mikroba pembawa penyakit, zat beracun (toksik), & lainnya yang akan sangat merugikan tumbuhan jika dipakai ke dalam media tanam.

Oleh karenanya, gunakan media tanam pada pot menggunakan campuran pupuk kandang yg benar-benar matang. Gunakan pupuk kandang yang berasal berdasarkan kotoran hewan yang sudah terdekomposisi dengan paripurna.

Ciri-karakteristik secara fisik pupuk sangkar yang telah matang dan siap digunakan pada adonan media tanam dalam pot adalah menjadi berikut :

  • Tidak ada lagi bau kotoran hewan yang sangat tajam dan menyengat
  • Warna gelap kehitaman
  • Kondisinya tidak lagi menggumpal dan tidak lengket-lengket
  • Tidak terlihat lagi bentuk dan warna kotoran segar yang aslinya
  • Tidak terasa panas suhunya jika dipegang
  • Kadar air rendah karena kondisinya kering

Membuat Media Tanam Dalam Pot

Seperti judul pada atas bahwa menciptakan media tanam pada pot sangat mudah, itu merupakan benar sekali. Mudah karena hanya dengan memanfaatkan bahan-bahan yang terdapat di sekitar kita. Bahan-bahan adonan media tanam pada pot, yaitu tanah, sekam, serbuk gergaji/kayu, pupuk kandang, kompos, humus, dan lain-lain.

Membuat Media Tanam Dalam Pot? Caranya Sangat Mudah, Tapi Hati-Hati Penggunaan Pupuk Organik Yang Begini
Media Tanam Dalam Pot. Gambar : pupuklahan.Blogspot.Com

Pada prinsipnya media tanam haruslah mengadung unsur hara makro dan mikro yg tersedia buat flora. Di samping tersedianya hara, media tanam harus mempunyai struktur yg gembur, memudahkan penetrasi akar, ringan, adanya porositas, aerasi lancar, retensi air yang nir mudah kering, dan drainase yg baik.

Oleh lantaran itulah, maka pada pada campuran media tanam dalam pot ditambah menggunakan pupuk organik dan sekam padi atau bubuk kayu supaya terbentuknya kondisi media tanam yg mendukung pertumbuhan flora.

Untuk lebih singkat, ambil saja 4 bahan buat dicampurkan menjadi media tanam pada pot. Bahan-bahannya adalah ; tanah, sekam padi (bagusnya sekam bakar) , pupuk kompos, & pupuk sangkar.

Cara membuatnya :

Silahkan dipilih salah satu cara pada bawah ini yang dianggap paling gampang didapat bahan-bahannya buat menciptakan media tanam pada pot. Dan yg penting hasilnya, dimana media tanam yg dibentuk mempunyai struktur yg baik.

Cara I

Campurkan pupuk sangkar menggunakan tanah. Perbandingannya adalah dua : 1. Maksudnya merupakan ambil 2 bagian tanah & 1 bagian pupuk sangkar, campurkan ke 2 bahan tersebut secara merata dan tambahkan ke pada pot.

Atau,misalnya saja ukuran pot adalah 100 liter, maka jumlah masing-masing bahan untuk dicampurkan adalah :

  • Tanah                          =  2/(2+1) x 100 liter   = 66,67 liter
  • Pupuk kandang           = 1/(2+1) x 100 liter    = 33,33 liter

Cara II

Campurkan tanah, pupuk sangkar & sekam padi. Perbandingannya merupakan 1 : 1 : 1. Maksudnya adalah ambil 1 bagian tanah, 1 bagian pupuk sangkar & 1 bagian sekam padi, campurkan ketiga bahan tersebut.

Atau dengan berukuran pot, misalnya 100 liter, maka jumlah masing-masing bahan buat dicampurkan adalah :

  • Tanah                = [1/(1+1+1)] x 100 liter = 33,33 liter
  • Pupuk kandang  = [1/(1+1+1)] x 100 liter = 33,33 liter
  • Sekam padi       = [1/(1+1+1)] x 100 liter = 33,33 liter

Baca juga ini :Budidaya Nangka Mini Dalam Pot

Cara III

Campurkan tanah, pupuk sangkar, pupuk kompos & sekam padi. Perbandingannya merupakan dua : 1 : 1 : 1. Maksudnya adalah ambil dua bagian tanah, 1 bagian pupuk sangkar, 1 bagian pupuk kompos dan 1 bagian sekam padi, campurkan keempat bahan tersebut.

Atau dengan berukuran pot, misalnya 100 liter, maka jumlah masing-masing bahan buat dicampurkan adalah :

  • Tanah                  = [2/(2+1+1+1)] x 100 liter    = 40 liter
  • Pupuk kandang    = [1/(2+1+1+1)] x 100 liter     = 20 liter
  • Pupuk kompos     = [1/(2+1+1+1)] x 100 liter     = 20 liter
  • Sekam padi          = [1/(2+1+1+1)] x 100 liter    = 20 liter

Pengisian Media Tanam Dalam Pot

Setelah campuran media tanam dibuat, selanjutnya diisi ke dalam pot. Nah, pada memasukkan media tanam ke dalam pot terdapat syaratnya. Apa syaratnya?

  • Lubangi bagian dasar pot beberapa lubang untuk rembesan air (sebagai drainase) karena mungkin adanya air berlebih pada saat penyiraman atau hujan
  • Isi terlebih dahulu bagian bawah pot dengan sedikit arang kasar atau pecahan batu bata agar tidak terjadi penyumbatan bagian dasar pot.
  • Media tanam tidak boleh diisi sampai penuh, cukup 3/4 dari volume pot. Atau sisakan bagian atas pot minimal 5 cm dari bibir pot. Ini maksudnya untuk memudahkan dalam penyiraman sehingga airnya tidak tumpah ke luar pot pada saat disiram.

Media tanam sebaiknya diisi minimal seminggu (7 hari) sebelum bibit dipindahkan ke dalam pot. Selang waktu beberapa hari tersebut bertujuan agar media tanam lebih kompak & padat sebagai akibatnya nir terganggunya bibit pada ketika ditanam.

Selain itu, menggunakan ada jarak waktu antara pengisisan media tanam dan pemindahan bibit, maka unsur-unsur hara telah larut & tersedia. Dengan demikian, unsur hara tersebut sudah siap buat diserap sang akar tumbuhan.

Sekedar diketahui, pupuk yang dibubuhi ke dalam media tanam seperti SP-36 & KCL butuh ketika buat larut sampai tersedia buat nutrisi flora.

Demikian ulasan membuat media tanam dalam pot. Media tanam ini sekaligus juga sebagai media tumbuh nantinya. Dengan catatan, haruslah berhati-hati dalam menggunakan pupuk organik, seperti pupuk kandang dan pupuk kompos.

Pastikan bahwa pupuk organik yang anda gunakan benar-benar sudah matang (terdekomposisi dengan sempurna). Jika campuran media tanam dalam pot sudah dibuat dengan baik, maka Insya Allah tanaman buah, tanaman hias, atau sayur-sayuran yang ditanam akan tumbuh subur, daun-daun hijau dan sehat, produktif, berbunga dan juga berbuah. Selamat membuat media tanam dan menanam semoga sukses.

Baca juga ini :

  • Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Sabut Kelapa
  • Pupuk NPK Phonska Plus Memembuat Panen Meningkat Karena Ini
  • Awas!! Jangan Salah Memupuk Tanaman dengan Ampas Kopi, Ini Cara yang Benar
  • Cara Cangkok Mangga Agar Cepat Tumbuh, Pakai ZPT ini

Tip.

Media tanam dalam pot usahakan jua diberikan pupuk NPK 16:16:16 yg sudah dihaluskan sebesar 5 - 10 gram per pot dan dolomit (kapur pertanian) 1 - dua sendok makan [dosisnya disesuaikan dengan ukuran pot dan volume media tanam].

Campurkan bahan-bahan tadi & aduk secara merata menggunakan media tanam. Dengan penambahan bahan bernutrisi tersebut akan mengakibatkan media tanam lebih subur sebagai akibatnya bibit yg ditanam dapat tumbuh dan berkembang menggunakan baik. [updated by pupuklahan.Blogspot.Com, 01/02/2020]

Tuesday, June 2, 2020

Tips Ada 8 Media Tanam Anggrek yang Cocok, Praktis dan Ekonomis|Tanaman Buah

Media Tanam Anggrek – Salah satu hal penting dalam budidaya anggrek adalah media tanam. Jika media tanam anggrek tidak cocok, maka pertumbuhannya akan terkendala. Pasalnya, media tanam menjadi tempat bagi akar anggrek untuk mendapatkan nutrisi, aerasi, dan kelembabannya.

Ada 8 Media Tanam Anggrek yang Cocok, Praktis dan Ekonomis

Sebagai contoh, bila media tanam anggrek tidak sanggup menunda atau menyimpan air menggunakan baik atau terlalu poly kandungan air, maka anggrek akan layu dan lambat-laun akan mangkat . Sebab, keadaan demikian bukanlah media tumbuh yang anggrek sukai.

Syarat media tanam anggrek

Oleh karena itu, sebelum memilih media tanam anggrek yang sesuai buat pertumbuhan dan perkembangannya, pertimbangkan dulu beberapa kondisi media tanam yg cocok buat tumbuhan bunga anggrek.

Berikut ini syarat buat media tanam anggrek yang wajib dipenuhi.

  • Media tanam anggrek harus mampu mengikat air
  • Media tanam tidak boleh becek ketika terkena siraman air
  • Media tanam sebaiknya bahan yang mengandung unsur hara makro dan mikro
  • Media tanam mampu menyimpan unsur hara
  • Media tanam mesti poros atau memiliki drainase yang baik
  • Media tanam harus dapat terjadi sirkulasi udara atau aerasi
  • Media tanam tidak mudah lapuk
  • Media mampu menopang anggrek
  • Media tanam tidak mengandung bahan beracun
  • Media tanam harus steril atau bebas dari bakteri/cendawan
  • Media tanam tidak sangat masam atau alkalis (pH yang cocok 5,5 – 6,5

Meskipun persyaratan misalnya pada atas nir dapat dipenuhi 100% dalam satu media tunggal, kita masih dapat menyiasatinya dengan campuran beberapa media supaya pertumbuhan anggrek bisa optimal. Misalnya, adonan media berbahan poros dengan media yang mengandung unsur hara.

Media tanam anggrek sebaiknya praktis dan ekonomis

Selain persyaratan pada atas, terdapat syarat lain misalnya medianya mudah didapat, gampang pada penanganan (simpel), dan harganya terjangkau (ekonomis).

Tetapi, syarat mudah dan hemat ini nir absolut mesti dipenuhi tergantung kebutuhan, adanya teknologi, & kemampuan finansial.

Jenis anggrek yg butuh media tanam

Secara generik, anggrek tumbuh dengan menempel akarnya dalam media sehingga mendapatkan nutrisi dan dapat berdiri kokoh. Jenis anggrek yang memerlukan media tumbuh/tanam seperti dendrobium, anggrek bulan, anggrek phalaenopsis, dan sejumlah jenis lainnya.

Ada 8 Media Tanam Anggrek yang Cocok, Praktis dan Ekonomis

ADA 8 MEDIA TANAM ANGGREK

Baik, sebetulnya, media tanam anggrek cukup banyak. Namun, dari sekian banyak media tumbuh anggrek, ada 8 media tanam  yang sering digunakan dalam menanam anggrek karena memang cocok, praktis dan ekonomis. Apa saja media tanam anggrek? Yuk, kita lihat di bawah ini.

1. Pecahan batu bata

Pecahan batu bata dipakai sebagai media tanam anggrek karena kemampuan menyimpan air, drainase, dan pula dapat menaruh aerasi yang baik.

Selain itu, batu bata dapat menyimpan unsur hara buat kebutuhan anggrek. Pada penggunaannya, batu bata biasanya digunakan di bagian dasar pot sebelum ditambah media tumbuh lainnya.

Dua. Pecahan genteng

Hampir sama menggunakan batu bata, pecahan genteng pula dapat digunakan buat media tanam anggrek. Namun, menurut sisi kemampuan mengikat air dan menyimpan unsur hara, pecahan genteng termasuk rendah.

Tiga. Arang

Arang, umumnya arang kayu, baik dipakai buat media tanam anggrek. Di samping bisa menyimpan air, arang dapat menyerap zat-zat to_k_sik atau ber4_cun dan menjaga pH media tanam.

4. Styrofoam

Bahan buat media tanam anggrek yang satu ini jangan dipercaya remeh. Sebab, styrofoam dalam media tanam anggrek dapat berperan untuk drainase, memberikan aerasi yg baik, & tahan lebih usang.

Tetapi, karena sangat ringan dan nir bisa menyimpan air, maka pada penggunaannya mesti dipadukan menggunakan media lainnya.

Lima. Serbuk gergaji

Serbuk gergaji atau serutan kayu merupakan bahan buat membuat media tanam organik buat anggrek yg terbilang cukup mengagumkan. Sebab, serbuk gergaji kemampuannya aerasi dan drainase.

Dari sisi unsur hara memang terdapat, tetapi lambat tersedia karena proses dekomposisi berlangsung lama .

6. Sabut kelapa

Sabut kelapa bahan organik dan banyak kandungan unsur hara terutama kalium (K). Karenanya, tidak mengherankan kalau sabut kelapa lazim dijadikan sebagai media tanam anggrek.

Kalau buat menjaga kelembaban media tanam anggrek, sabut kelapa tidak usah ragu lantaran sanggup mengikat air.

7. Pakis

Tanaman anggrek sangat indah pertumbuhannya jika media tanam atau media tumbuhnya pakis. Sebab, pakis mempunyai kemampuan aerasi dan drainase yang baik.

Tidak hanya itu, pakis pula mengandung unsur hara yg mendukung pertumbuhan dan perkembangan anggrek.

8. Moss

Moss sangat mengagumkan digunakan menjadi media tanam anggrek. Mengapa? Moss yg dari menurut akar paku-pakuan dapat menyimpan air & mengandung unsur hara terutama nitrogen (N) menggunakan kadarnya 2-3 %. Selain itu, moss meiliki rongga udara yang tidak mengecewakan banyak & tentunya nir mudak lapuk.

MEDIA TANAM ANGGREK DAN PERSYARATANNYA

Ada 8 Media Tanam Anggrek yang Cocok, Praktis dan Ekonomis
Syarat yang Dimiliki Media Tanam Anggrek. Gambar : Dokpri

Baca jua ini :

  • Terungkap! Rupanya Ini Pupuk Tanaman Hias agar Rajin Berbunga
  • Cara Membuat MOL Bonggol Pisang Untuk Pupuk Organik Cair
  • Mengapa Sabut Kelapa Cocok Untuk Media Tanam Aglaonema?
  • 3 Alternatif Media Tanam Lidah Mertua Supaya Subur dan Indah

Itulah media tanam anggrek yg cocok & sesuai dengan persyaratan yang diharapkan. Dengan media tanam yg poros, aeratif, menyimpan air dan mengikat unsur hara, pertumbuhan anggrek fertile dan menaruh estetika bunga yang menakjubkan.

Setelah mengenal jenis tanam  pada postingan ini, maka kita akan lanjutkan dengan artikel'Cara Merawat Anggrek Vanda' pada kesempatan yang lain. Ikuti terusupdating-nya dari pupuklahan.blogspot.com dan salam sukses untuk Sobat sekalian.

Monday, June 1, 2020

Tips Melati Air Untuk Aquascape ; Menanam di Tanah, Berbunga di Air|Tanaman Buah

Menanam Melati Air untuk Aquascape – Melati air merupakan tanaman berbunga sangat indah dan menawan. Hidupnya pun unik, ditanam di tanah, berbunga di air.

Maksudnya, menanam melati bisa tumbuh dalam tanah biasa tanpa air yang berlebih. Apalagi ditanam dalam air tergenang, melati siap berbunga meskipun akar dan batangnya terendam air (water 4ddict). Karena adaptif menggunakan air, maka melati air sangat pantas buat ditanam dalam aquascape. Bagaimana menanamnya?

Sekilas mengenal melati air

SabarSob, mungkin ada teman-teman yang belum familiar dengan melati air. Oleh karena itu, mari sekilas mengenal tanaman bunga melati air sebelum menanamnya.

Melati air jua salah satu tanaman hias, tepatnya tanaman hias aquascape. Tanaman yang suka tumbuh pada genangan air ini sangat indah baik daunya juga bunganya.

Kalau dipandang menurut daun, maka daun melati air berwarna hijau menggunakan bentuk oval & semakin semakin ke atas semakin melebar. Bahkan, di bagian atas bawah daun terdapat bulu-bulu halus.

Melati air tidak lelah berbunga sepanjang musim. Bunganya yang berwarna putih dengan tiga kelopak & ada ketua sari berwarna kuning yang melingkar di tengahnya.

Tetapi, bunga melati tidak bertahan lama . Setelah mekar pada pagi hari, estetika bunga melati air telah lenyap dalam sore hari lantaran hilang ditelan waktu, yaitu menguncup.

Ketika bunga-bunga habis mengembang dan menguncup, usang-kelamaan akan mulai tumbuh anakannya pada sepanjang sulur bunganya. Ini jua adalah bagian keunikan yang dimilikinya.

Luar biasa! Bukan hanya latif & menyegarkan udara, akan tetapi melati air pula penuh dengan keunikan dalam hidupnya.

MENANAM MELATI AIR

Nah, itulah melati air. Jadi jikalau tertarik ingin menanam melati air pada aquascape, maka terdapat beberapa langkah yang perlu dilakukan, yaitu bibit, media tanam, pot, & perwatannya.

Bibit melati air

Untuk kebutuhan bibit melati air tidak terlalu sulit lantaran bibitnya diperoleh secara vegetatif, yaitu anakannya. Apalagi sudah ada indukan melati air pada rumah, bibitnya tidak perlu membelinya.

Bibit melati air diperoleh menggunakan cara memisahkan anakan berdasarkan rumpunnya atau memisahkan anakan yang tumbuh dalam sulur bunga. Jadi, kedua-duanya sanggup dilakukan. Tetapi, usahakan, diambil anakan berdasarkan sulur bunga agar indukannya tetap tumbuh dan berkembang sebagai akibatnya bunga yg tumbuh pun menjadi poly.

Melati Air Untuk Aquascape ; Menanam di Tanah, Berbunga di Air
Bakal bibit melati air pada sulur. Dokpri

Membuat media tanam melati air buat aquascape

Seperti menanam tanaman hias lainnya, melati air juga butuh media buat tumbuh dan berkembang. Media tanam melati air terdiri dari tanah dan kompos dengan perbandingan dua:1. Media tanam dibentuk sebanyak ? Volume wadah tanam (pot).

BACA JUGA : Cara Menanam Bunga Krokot Supaya Berbunga Pukul Sembilan

Menyiapkan pot untuk menanam melati air

Ada aneka macam bahan untuk wadah tanam atau pot untuk menanam melati air berdasarkan yg mahal sampai yang murah, menurut baru sampai bekas, dan berdasarkan beton hingga plastik. Semua itu dapat dipilih sinkron menggunakan kemampuan finansial & tampilan estetikanya.

Pastikan pot nir bocor lantaran pot ini nantinya akan diisi menggunakan air buat menggenangi melati air. Apabila pot memiliki lubang drainase, lakukan penambalan/penyumbatan sebagai akibatnya tidak ada air yg keluar menurut dasar atau sisi dinding pot.

Mengisi pot dengan media tanam melati air

Media tanam yang sudah dibentuk tersebut, dimasukkan ke pada pot sampai ? Bagian pot. Kenapa ? Pot? Sebab, setengahnya lagi akan diisi menggunakan air.

Cara Menanam melati air

apabila pot dan media tanam sudah siap, maka saatnya menanam melati air. Caranya, buat lubang tanam sempurna pada tengah media dengan kedalaman lima-7 centimeter, lalu tanam bibit melati ke dalam media tanam dan tutup dengan tanah. Padatkan tanah di lebih kurang pangkal melati air supaya nir roboh waktu dituangkan air ke dalamnya.

Melati Air Untuk Aquascape ; Menanam di Tanah, Berbunga di Air
Tanaman melati air pada pot. Gambar : Dokpri

Menghias media tumbuh melati air

Agar media tumbuh tampak indah & nantinya akan tampak mendekati aquascape, hiasi menggunakan pasir, kerikil, batu-batu putih yg sedang, & sanggup juga menggunakan terumbu karang. Taruh dengan teratur & rapi bahan-bahan tersebut di atas media tanam dan mengelilingi melati air.

Mengisi air ke pada pot melati air

Isikan air ke dalam pot hingga menggenangi tanaman melati air setengahnya. Air bisa ditambah lagi secara sedikit demi sedikit sesuai dengan pertumbuhan tinggi melati air. Air boleh diisi hingga mendekati penuh bila melati air sudah akbar dan melewati batas bibir pot.

Masukkan ikan hias kecil-mini ke pada air

Yang namanya aquascape tentu saja berbentuk ekosistem pada dalamnya, Di sana ada tanaman , kerikil atau batu-batuan, ada ikan dan lainnya. Oleh karenanya, kalau perlu lepaskan ikan-ikan hias mini ke dalam media tumbuh melati air misalnya ikan molly, cupang, platy, & lain sebagainya.

Selain buat memperindah tampilan media melati air, ikan-ikan mini ini juga akan berperan buat menyuburkan tumbuhan melati air dan menyehatkan lingkungan. Sebab, ikan-ikan akan sebagai predator jentik-jentik nyamuk yg berkembangbiak pada air yg menggenangi melati air.

Merawat melati air

Sebetulnya, melati air bukanlah flora yg manja. Tanpa dirawat pun, dia akan tumbuh baik-baik saja. Asalkan media tumbuh permanen terdapat air dan organisme yg hayati pada dalamnya.

Tetapi, apabila mau merawatnya, melati air akan lebih indah lagi pertumbuhannya dan menaruh keindahan yg menakjubkan. Rawatlah melati air dengan menempatkan media tumbuh dalam tempat yang terkena sinar surya.

Selain itu, kontrol air agar jangan hingga kering. Sebab, kalau kering, ikan-ikan dan teman melati air lainnya akan hilang dan meninggal walaupun melati air permanen hayati tanpa air tergenang.

Berikanpupuk NPK bunga atau pupuk daun seperti pupukgandasil D (untuk pertumbuhan daun) danGandasil B (untuk pembungaan) dengan cara menyemprot ke daun terutama bagian bawah permukaan daun. Atau bisa juga disemprot dengan pupuk organik cair 1-2 minggu sekali.

Baca jua ini :

  • Terungkap! Rupanya Ini Pupuk Tanaman Hias agar Rajin Berbunga
  • Cara Membuat MOL Bonggol Pisang Untuk Pupuk Organik Cair
  • Mengapa Sabut Kelapa Cocok Untuk Media Tanam Aglaonema?

Agar tangkai bunga melati air yg tumbuh tinggi nir gampang patah atau menjulur kemana-mana, sebaiknya dipasang ajir/penopang. Ajirnya bisa bambu atau dawai yang ditancapkan dekat pangkal tanaman .

Demikian secuil mengenai menanam melati air untuk aquascape. Tanaman hias unik ini mampu tumbuh tanpa air & juga berbunga pada genangan air. Dengan perawatan yg teratur, melati air akan berbunga sepanjang isu terkini dan siap memberikan keindahan eksotis nan memikat hati. Sekian & Salam sukses untuk Sobat.

Friday, May 29, 2020

Tips 3 Alternatif Media Tanam Lidah Mertua Supaya Subur dan Indah, Pilih yang Mana?|Tanaman Buah

Media Tanam Lidah Mertua – Apakah Sobat menyukai tanaman hias lidah mertua (Sansevieria)? Jika iya, artikel ini menjadi pilihan yang tepat ‘tuk Sobat. Mengapa? Karena tulisan yang satu ini mengupas seluk-beluk kehidupan tanaman lidah mertua, terutama media tanam yang tepat agar tanaman lidah mertua tumbuh subur, warnanya indah, dan perawatan pun akan menjadi mudah.

3 Alternatif Media Tanam Lidah Mertua Supaya Subur dan Indah, Pilih yang Mana?
Media Tanam Tepat, Lidah Mertua Pun Subur

Karena “jatuh cinta” dengan lidah mertua, Sobat sudah pasti mengenal betul dengan tanaman ini. Namun, tidak salahnya kalau kita coba review sekilas tentang tanaman lidah mertua agar ketika membuat media tanam, menanam, dan merawatnya semakin mahir dan tentu saja tidak bingung lagi.

Lidah mertua menjadi tumbuhan hias

Kalau dilihat dari penampilan, terutama daunnya, lidah mertua merupakan jelas-jelas tanaman hias. Tengoklah daun-daunnya,  panjang (walau ada juga yang pendek), tekstur keras, runcing, dan warnanya penuh kombinasi.

Ada jenis pengecap mertua menggunakan rona daunnya hijau, hijau muda, dan ada juga yg warna daun seperti perak. Bahkan, daunnya penuh dengan kombinasi warna misalnya hijau-kuning atau putih-kuning serta bermotif yg dihiasi menggunakan motif alur dalam daunnya.

Warna, motif, & bentuk daun yg dimilikinya itu merupakan pesona & daya tarik tersendiri menurut lidah mertua. Makanya, tanaman ini banyak ?Diburu? Sang para hobis tanaman hias baik buat koleksi, ditanam di tempat tinggal , atau dijadikan komoditas usaha atau komersial.

Lidah mertua menyegarkan udara ruangan

Tanaman ini sanggup ditanam di luar tempat tinggal (outdoor) & bisa jua tumbuh pada dalam ruangan (indoor). Jika ditaruh pada ruangan, lidah mertua sangat poly manfaatnya.

3 Alternatif Media Tanam Lidah Mertua Supaya Subur dan Indah, Pilih yang Mana?
Tanaman hias pengecap mertua.

Gbr : pupuklahan.Blogspot.Com

Manfaatnya nir hanya sebagai tanaman hias buat memperindah ruangan, tapi lebih berdasarkan itu. Lidah mertua yang ditaruh pada dalam tempat tinggal seperti di ruang tamu dapat menyegarkan udara. Sebab, lidah mertua mempunyai kemampuan untuk menyerap zat-zat beracun atau polutan yg terbawa beserta udara.

Lidah mertua butuh media tumbuh poros

Tanaman ?Pedang-pedangan? Ini tumbuh di wilayah tropis kering dan adaptif di daerah beriklim panas. Karena memang habitat orisinil pengecap mertua dijumpai pada daerah gurun pasir dengan curah hujan rendah, tentu saja sangat mudah buat ditebak bila lidah mertua butuh media tumbuh yang poros dan tidak tergenang air untuk pertumbuhannya.

3 Alternatif Media Tanam Lidah Mertua Supaya Subur dan Indah, Pilih yang Mana?
Tunas Baru/Anakan Lidah Mertua.

Gambar : pupuklahan.Blogspot.Com

Syarat media tanam pengecap mertua

Sebelum menunaikan kewajiban, penuhi dulu kondisi-syaratnya. Demikian juga dengan media tanam lidah mertua, perlu dipenuhi syarat-syaratnya supaya tumbuh dan berkembang dengan baik.

Berikut ini beberapa kondisi berdasarkan media tanam lidah mertua.

  • Media tanam harus poros
  • Aeratif/petukaran udara bagus
  • Dapat menyimpan air
  • Dapat menyangga tanaman
  • Tersedianya unsur hara
  • Steril dari jamur parasit

Bahan-bahan buat media tanam pengecap mertua

Nah, apabila syarat media tanam lidah mertua sudah dipahami, maka akan sebagai gampang pada mencari bahan-bahan yang akan dijadikan media tanamnya. Sekarang, ayo kita tengok dulu masing-masing bahan & kelebihannya sebelum meraciknya sebagai media tanam.

Berikut ini terdapat 7 bahan-bahan yang dapat dipilih & dikombinasi buat media tanam pengecap mertua.

Pakis

Pakis sebagai plihan yang tepat bagi Sobat yg ingin menanam lidah mertua. Pakis sanggup dijadikan menjadi media tanam karena kelebihannya, yaitu punya kemampuan drainase yang baik dan juga aeratif. Bahkan, dalam pakis terdapat kandungan unsur hara yg menunjang pertumbuhan lidah mertua.

Pasir malang

Selain pakis, pasir malang adalah bahan media tanam yang sangat cocok. Sebab, pasir malang yang dijadikan media tanam bersifat poros sebagai akibatnya memiliki kemampuan buat melewati air menggunakan gampang.

Selain poros, pasir malang lebih steril dan tidah mudah ditumbuhi lumut. Mengapa? Lantaran pasir malang diperoleh menurut dari magma gunung berapi.

Apakah pasir biasa mampu dipakai sebagai media tanam andai kata tidak ada pasir malang? Tentu saja mampu. Namun, sekali lagi, pasir malang lebih rupawan dari pasir biasa buat media tanam pengecap mertua.

Sekam bakar (arang sekam)

Sobat tentu familiar dengan sekam bakar. Lazimnya, sekam bakar disebut dengan arang sekam. Jadi, jangan sampai salah, arang sekam bukan abu sekam dan bukan pula abu gosok.

3 Alternatif Media Tanam Lidah Mertua Supaya Subur dan Indah, Pilih yang Mana?
Arang sekam buat adonan media tanam

Gambar : pupuklahan.Blogspot.Com

Sebagai bahan buat melengkapi media tanam pengecap merdua, sekam bakar jangan sampai lupa diikutsertakan. Sebab, sekam bakar sangat rupawan terutama menciptakan media tanam lebih poros.

Selain poros, sekam bakar juga punya segudang kelebihan misalnya ringan, menjaga pH media tanam, menjaga kelembaban, & pula unsur hara.

Sekam padi (sekam mentah)

Sebagai tambahan media tanam lidah mertua, sekam padi pula cocok. Sebab, sekam padi yang masih mentah ? Umumnya sebagai limbah ? Bisa menciptakan media tanam lebih poros. Bahkan, sekam padi akan sebagai bahan organik yang lambat-laun akan melepaskan unsur hara buat flora.

Pupuk Kompos

Bahan yg satu ini jelas sekali berguna waktu dicampurkan dalam media tanam. Namanya saja pupuk kompos, sudah tentu mempunyai kandungan unsur hara makro & mikro lengkap sebagai nutrisi tumbuhan. Karenanya, pupuk kompos mengagumkan juga buat bahan media tanam pengecap mertua.

Pupuk sangkar

Hampir sama dengan pupuk kompos, pupuk kandang sering juga dijadikan sebagai bahan campuran media tanam lidah mertua. Pupuk sangkar menyediakan unsur hara untuk tanaman meskipun relatif lebih rendah dibandingkan kompos.

Tanah humus

Tanah humus cukup baik jua dipakai sebagai galat satu bahan media tanam lidah mertua. Mengapa bagus? Karena tanah humus ini asal dari pelapukan daun, batang, dan campuran kotoran fauna mengakibatkan tanah ini bersifat gembur & banyak kandungan unsur hara. Bahkan, kalau terdapat tanah humus, media tanam lebih aeratif.

MEMBUAT MEDIA TANAM LIDAH MERTUA

Okay, Sobat sudah mengenal beberapa bahan tunggal yang dapat digunakan untuk membuat media tanam. Agar menjadi media tanam lidah mertua yang berkualitas, maka bahan-bahan tersebut diseleksi dan dicampurkan dengan perbandingan yang tepat.

Bagaiamana membuat media tanam atau bahan-bahan apa saja yang harus ada dalam media tanam lidah mertua? Ada 3 alternatif kombinasi bahan untuk membuat media tanam. Yuk, kita lihat pilihan membuat media tanam lidah mertua.

Alternatif 1 ; Membuat Media Tanam Lidah Mertua

Bahan-bahan :

  • Pakis
  • Pasir Malang
  • Sekam bakar
  • Sekam padi

Cara membuatnya :

Campurkan bahan-bahan tersebut, yaitu pakis, pasir malang, sekam bakar, & sekam padi dengan perbandingan 1:1:1:1. Campur secara merata dan isi ke dalam pot yg telah disiapkan.

Alternatif 2 ; Membuat Media Tanam Lidah Mertua

Bahan-bahan :

  • Pupuk kompos
  • Pasir malang
  • Sekam bakar

Cara membuatnya :

Campurkan bahan-bahan tersebut, yaitu pupuk kompos, pasir malang, & sekam bakar menggunakan perbandingan 1:1:1. Campur secara merata & isi ke dalam pot yang sudah disiapkan.

Alternatif 3 ; Membuat Media Tanam Lidah Mertua

Bahan-bahan :

  • Tanah humus
  • Pasir Malang
  • Sekam padi
  • Kompos

Cara membuatnya :

Campurkan bahan-bahan tersebut, yaitu tanah humus, pasir malang, sekam padi, dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1:1:1. Campur secara merata & isi ke dalam pot yang telah disiapkan.

Baca jua ini :

  • Ada 8 Media Tanam Anggrek yang Cocok, Praktis, dan Ekonomis
  • 3 Cara Membuat Media Tanam Pohon Durian Dalam Pot Supaya Berbuah
  • Mengapa Sabut Kelapa Cocok untuk Media Tanam Aglaonema
  • Cara Membuat Arang Sekam untuk Media Tanam dalam 30 Menit Siap Pakai

3 Alternatif Media Tanam Lidah Mertua Supaya Subur dan Indah, Pilih yang Mana?
Anakan Lidah Mertua yang Dipisahkan berdasarkan Induknya

Gambar : pupuklahan.Blogspot.Com

Itulah 3 cara lain membuat media tanam yg amat cantik untuk pertumbuhan tanaman hias pengecap mertua. Tiga-tiganya mengagumkan sebagai media tanam, Sobat pupuklahan.Blogspot.Com, Anda pilih yg mana? Oh, iya, agar warna-warna daunnya tampil lebih bercahaya dan cantik dipandang mata, rawatlah tumbuhan pengecap mertua dengan baik & teratur. [updated by pupuklahan.Blogspot.Com, 18/02/2020]

Video Memisahkan dan Menanam Anakan Lidah Mertua

Monday, May 18, 2020

Tips Menyulap Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat dengan Tekhologi Sederhana untuk Kebutuhan Sendiri|Tanaman Buah

pupuklahan.blogspot.com --Cara Membuat Cocopeat – Ada banyak sekali bahan campuran media tanam. Salah satu diantaranya adalah cocopeat. Nah, bagi Sobat yang gemar bercocok tanam dalam pot, seperti menanam aglaonema, anggrek, dan lainnya, tidak harus membelinya. Sebab, cocopeat dapat Sobat buat sendiri dengan cara yang cukup mudah.

Sebetulnya cocopeat sudah banyak dipasarkan. Namun, karena diproduksi oleh industri yang sudah modern fasilitasnya, seperti memakai mesin pengurai sabut kelapa, maka tentu saja harga jualnya relatif mahal.

Selain itu, terkadang sulit mendapatkan cocopeat yang sudah jadi di toko pertanian. Atau, jikalau cocopeat dipesan online, ongkos kirim nir sebanding menggunakan harga cocopeat.

Menyulap Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat dengan Tekhologi Sederhana untuk Kebutuhan Sendiri
Serbuk Sabut Kelapa Masih Bercambur Serat

Membuat cocopeat untuk sendiri

Lantaran itulah sebagai alasan kita buat mencoba menciptakan cocopeat sendiri. Meskipun dalam mengolahnya nanti memakai teknologi atau indera-indera sederhana, namun cocopeat protesis sendiri nir kalah kualitasnya.

Apalagi, kebutuhan cocopeat buat media tanam mungkin nir terlalu banyak, memproduksi sendiri lebih menguntungkan.

Cocopeat itu dari sabut coconut

Tetapi, sebelum menuju langkah-langkah bagaimana menyulap sabut kelapa menjadi cocopeat, sekilas kita lihat balik apa itu sebenarnya cocopeat. Kadang-kadang orang sebetulnya tau bahannya, tetapi waktu dibilang cocopeat sebagai bingung menggunakan kata keren itu.

Cocopeat merupakan serbuk dari sabut kelapa yang sudah diproses dengan ukuran yang relatif seragam. Jadi, sudah jelas, cocopeat asalnya dari bagian sabut coconut (kelapa) yang sudah tua.

Dengan kata lain, yang dipakai menurut komponen sabut kelapa buat menjadi cocopeat adalah serbuk yang halus/butiran kecil-kecil saja, sedangkan seratnya yang agak keras dipisahkan. Serat kasar itu. Di industri pengolahan, sebagai bahan standar buat menghasilkan produk lainnya lagi.

Sabut kelapa, 'mutiara' dalam lumpur

Tentu sekarang Sobat sudah bisa membayangkan betapa banyaknya limbah sabut kelapa yang belum dimanfaatkan di sekitar kita. Padahal, kulit buah kelapa bagian terluar itu merupakan 'mutiara' dalam lumpur. Baru berkilau dan berharga ketika kita cerdas memanfaatkannya.

Selain sebagai bahan bakar tradisional, sabut kelapa diambil seratnya untukcocofiber. Kemudian coco fiber menjadi bahan baku kerajinan anyaman seperti tas, tali, kesek kaki, dan aneka produk lainnya.

Dari sekian banyak potensi sabut kelapa itu, galat satunya bisa dijadikan bahan buat campuran media tanam, yang kemudian dikenal menggunakan cocopeat.

Mengapa serbuk sabut kelapa yang sudah diolah menjadi salah satu pilihan untuk media tanam? Karena memang serbuk dari kulitcoconut itu memiliki segudang kelebihannya.

Sisi lebih cocopeat buat media tanam

Beberapa kelebihan cocopeat untuk media tanam, yaitu  mampu menyimpan air atau menjaga kelembaban media tanam, menjadikan media tanam poros dan aeratif, drainase bagus, ada kandungan unsur hara, sumber bahan organik, dan juga ada biofungisida, yaitu jamur trichoderma.

Karena kelebihannya itulah, maka banyak orang menciptakan cocopeat buat berbagai tujuan. Ada yg menciptakan cocopeat buat kebutuhan adonan media tanam stek.

BACA JUGA : Media Tanam Stek Batang yg Baik Agar Cepat Tumbuh Akar

Tidak sedikit juga yg menciptakan cocopeat sendiri buat dipakai pada adonan media cangkok. Banyak juga yg sengaja memasak sabut kelapa menjadi cocopeat buat media tanam tanaman hias.

Sebagiannya lagi mengolah sabut kelapa sebagai cocopeat buat media tanam hidroponik. Dan, sederatan tujuan penggunaan cocopeat lainnya.

BACA JUGA : Mengapa Sabut Kelapa Cocok buat Media Tanam Aglaonema

Persiapan membuat cocopeat

Berikut ini hal-hal yg perlu Sobat siapkan agar proses memasak sabut kelapa sebagai cocopeat sebagai mudah & lancar.

Sabut kelapa

Untuk menghasilkan cocopeat hasil olahan tangan sendiri, maka langkah pertama adalah siapkan dulu sebanyak-banyaknya sabut kelapa yang sudah tua. Sebaiknya yang sudah usang agar mudah lepas serbuk dan seratnya.

Jadi, mulai kini , jangan dibakar lagi sabut kelapa atau dibuang tanpa berarti sama sekali.

Sabut kelapa dibelah-belah terlebih dahulu supaya nir saling lengket satu sama lainnya. Biasanya output kupasan buah kelapa itu masih ada beberapa keping sabut yg masih belum sempurna tanggal. Sebab, para pengupas kelapa eksklusif mengambil isinya saja yang berupa batok berisi air dan mengabaikan sabutnya.

Sebaiknya, sabut kelapa tersebut dicuci terlebih dahulu buat menghilangkan kotoran-kotoran misalnya tanah atau noda lainnya. Jika sedikit tabah, rendam beberapa hari agar zat tanin dari sabut kelapa tercuci. Setelah itu, sabut kelapa dijemur kembali beberapa hari agar kemarau.

Alat Parutan

Kalau pada industri modern, sabut kelapa diolah menjadi cocopeat menggunakan mesin pengurai. Namun, kita relatif menggunakan alat sederhana saja, simpel, & ekonomis, yaitu alat parut atau parutan manual.

Lagi juga cocopeat yg kita butuhkan mungkin nisbi sedikit, ya buat kebutuhan beberapa pot tanam saja. Tentu ini menggunakan tekhnologi sederhana bisa menghasilkan bubuk kelapa yang kita harapkan. Paling kurang, buat kebutuhan membuat media tanam sendiri.

Kalau mau cepat, Sobat bisa membeli parutan manual yang poly dijual dipasar, seperti parutan manual berbahan stainless steel buat memarut ubi atau kelapa. Tetapi, bila punya saat luang, Sobat sanggup membuat sendiri parutan ini.

Cara membuat indera parutan manual buat memarut sabut kelapa supaya sebagai serbuk

  • Siapkan kayu balok sepanjang30-40 cm,lebar 5-7,5 cm, dan tebal 1-2 cm.
  • Siapkan plat seng yang agak tebal (misalnya, kaleng susu bekas)
  • Seng dilubangi dengan paku (gunakan palu) sebanyak-banyaknya agak berdekatan
  • Pasang seng tersebut pada kayu dengan posisi mata parut yang tajam di bagian luar
  • Alat parut serbuk kelapa siap digunakan
Menyulap Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat dengan Tekhologi Sederhana untuk Kebutuhan Sendiri
Alat Parut Sabut Kelapa menurut

Bahan Kaleng Susu Bekas

Gambar : Dokpri

Alat pelindung diri menurut partikel sabut kelapa

Agar lebihsafety dalam merontokkan serbuk dari sabut kelapa, maka sebaiknya persiapkan diri Sobat dengan alat pelindung berupa masker pernafasan dan kaca mata.

Gunakan masker pernafasan buat menutupi lisan & hidung supaya terhindar dari percikan bubuk halus sabut kelapa. Selain masker, gunakan jua kaca mata buat melindungi mata dari masuknya debu atau serbuk kelapa.

Dengan menggunakan alat pengaman tadi, maka proses menciptakan cocopeat aman dan nir mengakibatkan resiko yang tidak kita inginkan.

Langkah-langkah menciptakan cocopeat

  • Siapkan alas atau lantai yang bersih
  • Ambil sabut kelapa satu persatu
  • Gosokkan sabut kelapa ke parutan atau bisa juga parutan yang digosok ke sabut kelapa agar serbuknya lepas dan terurai
  • Pisahkan serat-serat kasar yang bercampur dengan serbuk
  • Ayak dengan ayakan/saringan kalau mau ukuran serbuk sabut kelapa lebih seragam
  • Ambil serbuk sabut kelapa atau cocopeat buatan sendiri yang sudah jadi

Menyulap Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat dengan Tekhologi Sederhana untuk Kebutuhan Sendiri
Proses Membuat Cocopeat dengan ALat Parut

Gambar : Dokpri Sobat dapat pula menguraikan sabut kelapa menggunakan indera pengurai buatan sendiri seperti Gambar di bawah ini. Gunakan galat satu alat yang kira-kira lebih mudah menurut Sobat.

Menyulap Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat dengan Tekhologi Sederhana untuk Kebutuhan Sendiri
Memarut/Mengurai Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat.

Gambar : Dokpri

Sterilisasi cocopeat made in sendiri

Meskipun Sobat telah terselesaikan mengolah atau mengurai sabut kelapa sebagai bubuk sabut kelapa menggunakan ukuran yang halus & sudah diayak, tetapi cocopeat itu perlu diproses lagi sebelum digunakan buat media tanam.

Menyulap Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat dengan Tekhologi Sederhana untuk Kebutuhan Sendiri
Ini Cocopeat yang Sudah Diayak

Gambar : Dokpri

Agar cocopeat made in sendiri lebih steril dari jamur-jamur parasit, maka cocopeat dikukus selama +/- 15 menit. Setelah dikukus, cocopeat tersebut diangin-anginkan atau dijemur kembali. Kalau sudah kering, cocopeat siap untuk dicampur dengan bahan media tanam lainnya.

Cara lain buat membebaskan bakteri nir menguntungkan menurut cocopeat merupakan dengan cara dipanaskan pada kuali di atas kompor lima-10 mnt. Panaskan cocopeat sambil diaduk-aduk rata/dibolak-balik .

Tapi jangan lupa! Jangan sampai hangus karena sanggup gagal jadi cocopeat. Kalau hangus, namanya arang serbuk sabut kelapa alias arang cocopeat he..He.. ????

Cara Mencetak Cocopeat buat Media Tanam Hidroponik

Menyulap Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat dengan Tekhologi Sederhana untuk Kebutuhan Sendiri
Contoh Cocopeat Hasil Cetakan Sendiri. Gambar : Dokpri
Selain serbuk sabut kelapa dapat digunakan langsung untuk campuran media tanam, ternyata cocopeat dapat juga dicetak dalam berbagai bentuk dan ukuran untuk media tanam hidroponik.

Untuk membentuk cocopeat menjadi bentuk-bentuk yang diinginkan, cukup mudah dilakukan. Kita pakai teknologi press sederhana saja untuk menghemat cost kebutuhan media tanam hidroponik skala rumahan.

BACA JUGA : Budidaya Tanaman Hidroponik? Aneh Kalau Belum Mengenal Alat dan Bahannya Ini

Alat -alat :

  • Cetakan terbuat dari kayu (bentuk dan ukuran terserah Sobat)
  • Kuali
  • Pengaduk dari bahan kayu

Bahan-bahan :

  • Cocopeat (sesuai kebutuhan)
  • Tepung tapioka atau tepung kanji (2-3% dari cocopeat)
  • Air bersih secukupnya
Catatan : Jika sabut kelapa tidak direndam sebelumnya, maka serbuk sabut kelapa yang akan dicetak perlu direndam beberapa hari sampai air berwarna kecoklatan luntur semuanya. Lalu jemur sampai kemarau, baru dicetak

Langkah Mencetak Cocopeat

  • Hidupkan api kompor/pemanas
  • Panaskan tepung tapioka sampai mengental (air jangan terlalu banyak)
  • Matikan (off) api/pemanas
  • Campurkan cocopeat dengan tepung tapioka yang sudah dipanaskan
  • Aduk-aduk sampai tercampur merata dan menggumpal
  • Masukkan segera adonan cocopeat tersebut ke dalam cetakan
  • Tekan/press dengan tekanan ringan saja (jangan terlalu kuat) agar cocopeat menjadi padat
  • Jemur di bawah sinar matahari sampai kering
  • Hasil cetakan cocopeat siap untuk digunakan sebagai media tanam hidroponik

Itulah cara membuat cocopeat dari sabut kelapa dengan teknologi sederhana untuk konsumsi media tanam sendiri. Cocopeat yang sudah diproduksi itu, gunakan sebagai salah satu bahan campuran media tanam. Racik media tanam dengan komposisi yang tepat sesuai dengan jenis tanaman. Salam Admin pupuklahan.blogspot.comuntuk Sobat semua dan semoga sukses selalu.